7 Langkah Membangun Sistem Informasi

Tulisan ini aku ambil dari sebuah buku 7 Langkah Mudah Membangun Sistem Informasi ERP karya Mulia Hartono, buku ini aku pinjam dari kampus tercintaku , STIKOMCKI. sekarang bukunya ada di depanku sengaja aku contek buat dijadikan referensi agar aku ada pijakannya.

Baik, langsung saja

Ada 7 Langkah membangun sistem Informasi , yakni :

1. Perencanaan

orang bijak mengatakan untuk mencapai seribu langkah harus dimulai dengan satu langkah. Demikian juga dengan membangun sistem informasi, langkah pertama kita adalah membuat perencanaan(planning).

Perencanaan adalah membuat semua rencana yang berkaitan dengan proyek sistem informasi. kalau kita ingin membangun rumah maka kita akan melakukan perencanaan bagaimana pondasinya , bagaimana struktur bangunannya, mau memakai material apa saja, apa warna dindingnya, tak ketinggalakan pula merencanakan anggaran budget yang harus kita keluarkan.

2. Analisa

Setelah perencanaan selesai, langkah berikutnya adalah membuat analisa (analyst). Analisa adalah menganalisa workflow sistem informasi yang sedang berjalan dan mengindentifikasi apakah workflow telah efisien dan sesuai standar tertentu.

Analisa dilakukan oleh Business Processs Analyst (BPA) yang berpengalaman dan/atau memahami workflow sistem manajemen di area yang sedang dianalisa.

3. Desain

Setelah proses analisa selesai, selanjutnya adalah membuat desain (desgin). Desain adalah langkah yang sangat penting dalam siklus SDLC karena langkah ini menentukan fondasi sistem informasi. kesalahan dalam desain dapat menimbulkan hambatan bahkan kegagalan proyek.

Ada 2 jenis desain yang dibuat di langkah ini, yaitu desain proses bisnis dan desain pemrograman.

a. Desain Proses Bisnis

b. Desain Pemrograman

Desain pemrograman dilakukan oleh Sistem Analis (SA) yaitu membuat desain yang diperlukan untuk pemrograman berdasarkan desain proses bisnis yang telah dibuat oleh BPA. desain ini akan menjadi pedoman bagi programmer untuk menulis source code. Desain pemrograman meliputi :

1). Desain database

2). Desain Screen Layout

3). Desain Diagram Proses

4). Desain Report Layout

4. Pengembangan

Pekerjaan yang dilakukan di tahap pengembangan (development) adalah pemrograman. Pemrograman adalah pekerjaan menulis program komputer dengan bahasa pemrograman berdasarkan algoritma dan logika tertentu. orangnya disebut Programmer.

5. Testing

Tak ada gading yang tak retak, sebuah peribahasa yang berarti tidak ada yang sempurna di dunia ini.Hal ini berlaku juga pada sistem informasi buatan manusia. oleh sebab itu, perlu suatu proses untuk menguji mutu sistem informasi . proses ini lazim disebut testing.

Testing adalah proses yang dibuat sedemikian rupa untuk mengidentifikasi ketidaksesuaian hasil sebuah sistem informasi dengan hasil yang diharapkan.

6. Implementasi

Implementasi adalah proses untuk menerapkan sistem informasi yang telah dibangun agar user menggunakannya menggantikan sistem informasi yang lama.

Proses Implementasi :

a. Memberitahu user

b. Melatih user

c. Memasang sistem (install system)

d. Entri/Konversi data

e. Siapkan user ID

7. Pengoperasian dan Pemeliharaan

Langkah Paling akhir adalah pengoperasian dan pemeliharaan.  selama sistem informasi beroperasi, terdapat beberapa pekerjaa rutin yang perlu dilakukan terhadap sistem informasi, antara lain :

a. System Maintenance

b. Backup & Recovery

c. Data Archive

20 thoughts on “7 Langkah Membangun Sistem Informasi

  1. Ini akan membantu kami dalam menggerakan motor usaha. Terima kasih tipsnya, salam kenal dari kami yah🙂 kunjungi juga blog kami teman. Salam

    Suka

    1. Untuk menentukan harga sistem informasi sebenarnya tidak ada patokan khusus nya
      masing2 developer punya standar sendiri2
      hanya saja biasanya tergantung scope dan kesulitan
      semakin besar scope nya semakin mahal harganya
      karena proses pembuatannya semakin lama
      semakin sulit semakin mahal harganya
      karena harus memeras otak lebih

      satu saran saja, kalau menentukan harga kita berikan estimasi rincian biaya biar fair klien jadi tahu bahwa kita menentukan harga ada dasarnya

      btw ada link dari kaskus mengenai cara menghitung nilai proyek siapa tahu bisa jadi referensi :

      http://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000001277928

      Thanks

      Suka

    1. Mungkin yang dimaksud program atau aplikasi nya kali ya mas
      dan yang dimaksud dengan software bahasa pemrograman kali ya mas

      Kalau itu tergantung kebutuhan
      itu kenapa perlu adanya spesifikasi kebutuhan

      kalau butuh online web base
      maka pilihan jatuh pada php, asp, atau ruby

      kalau butuh desktop
      maka pilihan VB.Net , Delphi

      kalau untuk mobile
      maka pilihan J2ME, objective-C

      Suka

  2. untuk analisis sistem informasi apa harus menggunakan semua desain diagram proses seperti DFD, atau yang lainnya. lebih spesifik menggunakan diagram apa ya? trims.

    Suka

    1. Minimal ada flowchart untuk bisnis proses nya
      kegunaan flowchart menguntungkan dua sisi , agar waktu pembuatan terarah sekaligus untuk dokumentasi misal setelah jadi dan setelah sekian lama kita lupa bisnis proses nya maka kita bisa lihat lagi

      untuk programmer selain flowchart perlu dibuat juga struktur database

      sedangkan untuk ERD, DFD dan ucase akan lebih baik kalau ada
      karena untuk jangka panjang dokumentasi terlebih jika sistem informasinya ruang lingkupnya besar maka sangat perlu dibuat.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s