Kriteria Kontrakan yang Ideal, Berkah dan Nyaman

Aku merantau ke Jakarta sejak dari Mei tahun 2004 , selama itu aku pindah2 kontrakan yang menurutku nyaman

sampai sekarang pun aku masih mengontrak, tapi tidak apa2 tetap aku syukuri masih ada uang untuk mengontrak

Aku sudah berpindah2 kontrakan berkali-kali dari bujangan , menikah sampai punya anak satu mau dua, dari yang kurang enak sampai yang enak ,

untuk itu aku ingin berbagi pengalaman bagaimana sih cara mencari kontakan yang ideal, berkah dan nyaman

memang sih itu relatif artinya masing-masing orang punya asumsi bagaimana kontrakan yang ideal, dan tulisan ini adalah menurut versiku

Berikut kriterianya :
1. Dekat masjid

masjid
masjid

orang yang beriman pasti memilih dekat masjid karena jantungnya orang berada di masjid
ada 7 orang yang kelak di hari kiamat mendapat naungan salah satunya pemuda yang jantungnya berada di masjid

Ada keberkahan sendiri bila dekat masjid hati merasa tenang dan nyaman
Masjid adalah rumah berkah disitu tempat shalat orang2 lima waktu dan mengaji Al-qur’an berlimpah barakahnya
dengan harapan kita kecipratan berkahnya kita cari kontrakan dekat masjid
dengar adzan ke masjid berjamaah alangkah indahnya umat islam

kalau misal tidak ditemukan masjid bisa juga dekat dengan mushalla

Kita dekat dengan masjid juga jangan dableg, jangan hanya ingin kecipratan berkahnya tapi nyentuh lantai masjid tidak pernah, karena salah satu tujuan kita dekat dengan masjid agar kita jamaahnya mudah. memang ada keterangan bahwa setiap langkah kita ke masjid akan dihitung dengan kebaikan semakin jauh langkahnya semakin banyak kebaikannya, tapi dengan dekat masjid kita bisa mudah untuk shalat jamaah, ngaji, berdoa, dan ibadah lainnya. kalau misal sedang ada masalah berdoalah di masjid dengan ngrentes insya Allah cepat terkabul. Masjid adalah rumah Allah kita masuk sebagai tamu maka kalau kita memenuhi hak2 tuan rumah , tuan rumah pun akan melayani kita sebagai tamu.

kalau dekat dengan masjid atau mushalla shalatlah di masjid, karena pahalanya lain bila di kontrakan

ada hadits “Laa shalata li jaril masjid illa fil masjid” artinya “Tidak sah shalat orang yang dekat dengan masjid kecuali shalat di masjid”

kalau dibahas lebih lanjut banyak keterangan tentang keutamaan berjamaah sampai di kitab fadlail amal disebutkan apabila kita datang ke masjid terlambat sudah selesai maka kita akan dihitung sebagai orang yang shalat berjamaah

selain itu pula dapat dibuktikan kalau orang gemar jamaah di masjid hidupnya akan berkah, merasa berkecukupan , hatinya kaya, hidupnya tidak gelisah, tenang, karena yakin rezekinya sudah dijamin oleh Allah

 

2. Dekat akses jalan raya

Angkutan
Angkutan

kita tidak mungkin diam terus di kontrakan , kita kerja cari uang kita keluar untuk keperluan
untuk itu kontrakan yang dekat dengan akses jalan raya lebih diutamakan
jangan terpancing dengan harga murah tapi jauh dari keramaian
karena kalau sepi dan jauh kemana2 kita akan susah
kalau dekat kemana2 kita enak, dekat angkutan umum, dekat pasar, dekat supermarket
jadi kalau butuh apa2 enak tidak jauh malam2 butuh apa2 juga tidak susah
apalagi kalau ada temen , saudara atau keluarga mau main ngasih rutenya gampang
kita pulang kampungnya pun gampang keluar gang langsung ada angkutan lewat enak kan

3. Bayar bulanan

uang
uang

kontrakan ada dua jenis dibagi menurut pembayaran, bulanan dan tahunan
kalau boleh merekomendasikan pilih bulanan karena kita tidak tahu apa yang terjadi di tengah2 apabila kita tidak betah
bisa jadi misal di bulan ketiga kita atau istri kita tidak betah kita ingin pindah
kalau bulanan enak tinggal pindah, tapi kalau tahunan harus nunggu dulu sampai jatahnya berakhir
kalau langsung pindah rugi kita bayar sudah setahun
mending bulanan dan kalau kita tinjau dari segi finansial akan lebih teratur misal gaji 2 juta buat kontrakan 500 perbulan
dibayar rutin akan lebih baik dibanding setahun 6 juta sekaligus akan terasa berat saat bayar
kan bisa ditabung? iya kalau kita bisa disiplin kalau tidak bisa kita bisa babak belur hutang sana sini
mending cari yang bulanan agar kita teratur dalam mengelola keuangan

4. Listrik dan air sendiri

PLN
PLN

ini termasuk krusial, listrik dan air ada yang ditanggung ibu kontrakan ada yang ditanggung kita yang ngontrak
tergantung yang punya maunya seperti apa
ada yang kita bayar kontrakan sudah bersih tidak mikirin listrik air tinggal pakai
ada juga kita bayar kontrakan saja , listrik dan air kita sendiri
kalau kita bujangan kita enaknya yang pertama, mending kita bayar sudah bersih listrik air tinggal pakai bujangan tidak mikirin lagi
tapi kalau kita sudah menikah dan punya anak maka lebih baik listrik air sendiri
sebab ada kontrakan yang 3 kontrakan keluarga memakai meteran listrik yang sama
hal ini bisa menimbulkan konflik kalau tidak ada saling pengertian
misal bayarnya naik atau anjlok bisa menimbulkan suudzan pada tetangga
dan pembagian nya pun susah kita sebetulnya pakai apa aja dan kena berapa tidak ketahuan secara pasti
karena 3 kontrakan jadi satu dan meteran nya satu bayarnya tiba2 300 ribu misal, kita tidak tahu siapa yang besar dan berapa besarnya
tidak bisa disamakan 100 rb semua, apalagi kalau kita mau beli barang baru misal kulkas kita was was
bagaimana kalau bayarnya naiknya tajam atau misa anjlok pasti disalahin macam2 perasaannya
beda kalau listrik air sendiri kita enak pakainya
mau pemakaian sedikit atau banyak terserah kita, kalau kita pulang kampung matiin semua kita bisa hemat dan tahu hematnya berapa
mau beli barang2 baru juga enak nyaman kalau misal anjlok paling punya kita sendiri tidak ada umpatan tetangga
air juga begitu, kita mandi mencuci pakai air, air ada yang ngambil dari bawah pakai pompa air ada juga yang air PAM
kalau yang dari bawah itungannya ikut listrik karena digerakkan oleh listrik
kalau air PAM berarti bayar air sendiri
tidak apa2 bayar sendiri kita enak sedikit banyak pemakaian kita yang tanggung
misal ada keluarga kita main selama seminggu juga kita tetap enak
beda misal kita air bareng2 akan ada rasa agak gimana kalau keluarga main
tidak apa2 kita bayar lagi, selain bayar kontrakan misal 500 kita bayar listrik misal 90 bayar air misal 70
tidak apa2 yang penting kita enak nyaman tidak ada yang ngomongin kita
kita bisa ngatur pengeluaran keluarga kita secara cermat

kesimpulannya : mengontrak lebih baik listrik air punya meteran sendiri
5. Ibu kontrakan yang baik dan ramah

Ibu kontrakan
Ibu kontrakan

Ibu kontrakan atau bapak kontrakan yang baik dan ramah bisa membuat kita betah tinggal di kontrakannya
tidak jauh di kontrakan ku ada orang yang punya kontrakan tapi yang ngontrak jarang yang betah ternyata yang punya kontrakan tidak ramah
aku ingat ibu kontrakan yang di pulo gadung yang baik dan ramah , aku betah sampai aku sempat menunda sidang kelulusan kuliah karena ingin tinggal lebih lama di kontrakannya
bahkan kemarin hari minggu 12 Agustus setelah beli baju buat lebaran aku sempatkan mampir ke beliau
beliau sudah kuanggap orang tua sendiri,
enak kalau yang punya kontrakan ramah, baik
kita yang ngontrak jadi betah

6. Masyarakat yang baik

kerja bakti masyarakat
kerja bakti masyarakat

kita tinggal di kontrakan tidak mungkin melulu di dalam kontrakan, pulang kerja masuk kontrakan keluar lagi buat kerja pulang langsung masuk kontrakan
tidak enak seperti itu
kita perlu bermasyarakat kita perlu bersosial
kita kadang kala butuh pertolongan orang lain, misal anak istri kita sakit sedangkan kita sedang tidak di kontrakan siapa yang mau nolong kalau bukan tetangga
atau kita pindah kontrakan ke RT sebelah siapa lagi yang ikut bantu2 kalau bukan tetangga
tidak enak kita gotong2 sendiri sementara tetangga yang lain ngga ikut, kenapa ngga ikut ya karena kita tidak bermasyarakat
masyarakat seneng ko kalau kita mau ngobrol tanya2 bermasyarakat sehari2
kita serasa punya teman bahkan punya kampung di sini meski kita merantau jauh
jangan pernah menutup diri dari masyarakat tidak enak hidup kita lewat cuma dipandangi atau bahkan dicueki
kalau kita lewat kita bisa saling menyapa kan enak lalu ngobrol2 benar2 enak hidup
satu yang dicatat : bila kita mau bergabung ke masyarakat yang pertama diperhatikan adalah akhlak
karena baik buruh kita akan dilihat, sebelum ilmu kita dilihat orang orang akan melihat kita dari akhlak
hormati orang yang lebih tua kalau perlu cium tangan , ramah ketemu orang senyum kenalan tanya nama tanya kabar
kalau sudah begitu akan betah kita tinggal di lingkungan itu

waktu ngaji di kwitang yang ceramah bilang : kalau mau pindah rumah lihatlah dulu lingkungannya

7. Lingkungan yang asri, aman dan nyaman

sumber : kompasiana.com
sumber : kompasiana.com

Bohong kita bisa nyaman kalau lingkungan kita lingkungan para pencuri, selalu ada yang hilang di kontrakan,
kita tidak akan pernah merasa nyaman kalau itu
kita butuh lingkungan yang aman tidak pernah ada pencurian , perampokan , kabar kemalingan atau preman , anak nakal dll.
kalau lingkungan kita orang baik2 kita merasa nyaman

selain orangnya juga dari hijaunya lingkungan, kita akan tidak betah kalau tinggal di lingkungan yang panas
kalau lingkungannya hijau banyak pepohonanm tanaman dan tumbuhan lingkungan akan adem tidak panas
kalau adem kita nyaman
oleh karena nya jika kita sudah menemukan lingkungan itu, jangan hanya menikmati kehijauannya
turutlah ikut serta, misal ikut beli pot pot tanaman buat ditaruh di depan kontrakan
jadi asri kan kontrakan kita

Demikian kriteria kontrakan yang menurutku ideal nyaman dan berkah berdasarkan pengalaman pribadi

Terima kasih sudah membaca

Jakarta , 14 Agustus 2012

Mahrizal

Iklan

7 tanggapan untuk “Kriteria Kontrakan yang Ideal, Berkah dan Nyaman

  1. boleh nambahin ya kang….satu lagi, deket dengan tempat kerja, misal : cuman butuh waktu 5 menit pergi ke tempat kerja, jadi hemat waktu, kagak kena macet (maklum Jakarta), kagak capek d jalan, biaya transport murah (bensin), terus kalo istirahat bisa pulang ke rumah… πŸ˜‰ he he he he…seperti tempat kerja aku d kawasan industri pulogadung (5 menit sampe) he he he he he…

    Suka

    1. iya Bener banget kang , itu yang sedang aku jalani sekarang deket sama tempat kerja, istirahat pulang , paling 5 atau 7 menit sampai kontrakan kalau tidak puasa makan siang di rumah ….
      makasih ya kang sudah ikut nambahin…

      Suka

    1. kalau mau nyaman di pulo gadung saya rekomendasikan nyari kontrakan dekat Masjid At thaibah , masjidnya selalu ramai insya Allah kalau dekat masjid dan mau sering ke masjid hidup jadi berkah

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s