Apa Itu Madzhab ?

Madzhab menurut bahasa adalah jalan sedangkan menurut istilah adalah mengikuti pendapat seorang mujtahid.
Apa itu Mujtahid? Mujtahid adalah orang yang melakukan ijtihad
Apa itu Ijtihad ? Ijtihad adalah Mengerahkan segala upaya untuk mendapatkan hukum dengan jalan istinbath
Apa itu Istinbath? Istinbath adalah mencari hukum dengan dasar Alquran dan Hadits.
Penjelasan Madzhab
Sebagai umat Islam kita diwajibkan ibadah kepada Allah, sebab itu adalah perintah Allah
Dan Adapun cara kita beribadah sudah diajarkan oleh Allah melalui Rasulullah saw
Bagi para sahabat yang hidup di zaman Rasulullah tidak menemui kesulitan untuk beribadah, Mereka bisa bertanya langsung kepada Rasulullah bahkan bisa melihat langsung cara Beliau beribadah seperti shalat
Sedangkan kita hidup di zaman yang terpaut jauh dari Rasulullah saw. Bagaimana kita bisa tahu cara Rasulullah beribadah seperti shalat sedangkan kita tidak pernah ketemu beliau sebab beda zaman.
Bukankah kita bisa lewat AlQuran dan Hadits ? benar tapi untuk bisa langsung ibadah dengan hadits perlu ada ilmunya dan hadits itu banyak.
Kalau kita mau benar2 ngaji dan mendalami ilmu agama khususnya di bidang hadits maka sesungguhnya hadits itu banyak, bahkan sangat banyak. Kalau kita tidak tahu ilmunya kita bisa bingung , satu ibadah saja misal shalat ada berapa ribu hadits yang membahas shalat.
Itu kenapa akan lebih aman kalau kita mengikuti madzhab.
Di dalam madzhab sudah terperinci bagaimana cara ibadah, misal shalat , sudah dirinci apa syarat sah shalat apa rukun shalat apa sunnah2 shalat dan apa yang membatalkan shalat, kita jadi langsung tahu dan bisa langsung mempraktekan shalat dengan benar Begitu pun ibadah lain semisal puasa, kita bisa tahu rukun puasa apa saja yang membatalkan puasa tanpa kita memilah2 sendiri2 mana hadits yang shahih mana yang hasan mana yang dla’if
Tentu kita kan repot kalau setiap mau ibadah kita harus mencari hadits nya dulu, iya kalau yang ketemu shahih bagaimana kalau ketemu yang palsu, sebab untuk mempelajari hadits ada ilmunya sendiri yakni Ilmu Mushtalahul hadits belum ilmu pendukung lain seperti Nahwu , sharaf, Mantiq, Balaghah dsb
Sangat repot kalau kita hendak ibadah kita harus mencari haditsnya dulu, misal mau berangkat ke luar kota jauh , kita cari hadits dulu ada berapa banyak yang kita temukan tentu kita bisa bingung sebab kadang ada juga hadits satu dengan lain kelihatan berlawanan.
Itu kenapa kita lebih aman mengikuti Madzhab.
Madzhab dibangun oleh Imam Mujtahid yang sudah bersusah payah mencari hukum2 dan merinci nya berdasar kan AlQuran dan Hadits.
Untuk apa Imam Mujtahid membangun Madzhab?
Sebab kasihan kepada umat , Beliau Imam Madzhab menyusun madzhab nya agar umat islam tidak bingung dan tidak repot dalam beribadah.
Imam Madzhab ini yang menyusun hukum2 seperti apa saja sih syarat shalat, rukun shalat, sunnah shalat, makruh dalam shalat, yang membatalkan shalat
Dengan demikian umat bisa tahu langung tanpa harus kerepotan mencari hadits2. Tentu para Imam Madzhab menyusun madzhabnya berdasarkan AlQuran hadits2 yang shahih yang bisa dipertanggungjawabkan di akhirat dan Itu kenapa tidak mudah menjadi Imam Mujtahid
Jadi yang disusun oleh Imam Madzhab adalah bersumber dari AlQuran dan Hadits yang shahih yang bisa dipertanggungjawabkan
Apa Hukum bermadzhab
Ada yang mengatakan wajib, sebab di zaman seperti sekarang ini hampir mushtahil bisa beribadah tanpa mengikuti Imam Madzhab.
Ada Berapa Madzhab ?
Madzhab yang diakui oleh Ahlussunnah Wal Jamaah ada 4 : yakni
1. Madzhab Hanafi yang dibangun oleh Imam Abu Hanifah
2. Madzhab Maliki yang dibangun oleh Imam Anas bin Malik
3. Madzhab Syafi’I yang dibangun oleh Imam Muhammad bin Idris Asy syafi’i
4. Madzhab Hanbali yang dibangung oleh Imam Ahmad bin Hanbal
Apakah mereka semua benar ?
Ya mereka semua benar, pendapat mereka berdasarkan AlQuran dan Hadits
Kalau semuanya benar manakah yang sebaiknya diikut?
Yang wajib diikuti adalah yang dimana mayoritas penduduk setempat lingkungakn kita mengikutinya, Karena mayoritas umat Islam di Indonesia mengikuti Madzhab Syafi’I maka kita wajib bermadzhab syafi’I . itupun sebetulnya memudahkan kita, karena di Indonesia banyak kitab2 Madzhab Syafi’I banyak pula Ulama2 Madzhab Syafi’I maka akan mudah bagi kita bila kita ingin mengaji atau bertanya.
Apakah boleh mengikuti semuanya bukankah mereka semua benar?
Tidak boleh , harus salah satu yang diikuti, bila diiktui semua maka akan dikhawatirkan kita talfiq atau mencampuradukkan pendapat Madzhab dan mengambil yang paling mudah di antara masing2 madzhab
Misal wudlu pakai syarat Imam Syafi’I tapi batalnya wudlu pakai Imam Hanbali, maka tidak boleh seperti it, talfiq namanya
Kalau mengikuti pendapat Madzhab semisal Imam Syafi’I maka seluruh shalatnya dan ibadah nya mengikuti Imam Syafi’.
Bagaimana jika tidak mengikuti Madzhab, Apakah Hukumnya ? berdosakah?
Bila kita tidak mengikuti madzhab maka kita akan repot sendiri sebagaimana diuraikan di atas.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s