Fenomena Kredit KPR : Masa Sih Allah Memberi Kita Rumah dan Kita Harus Berbohong ?

Beberapa waktu lalu saya diajak teman saya melihat2 perumahan. Teman saya hendak mengambil rumah di perumahan tersebut. karena dinilai bagus maka diapun mengajak saya serta di hari libur akhir pekan.

Perumahannya memang bagus, Suasananya masih asri. kampung , dan alami. Hanya saja karena lokasinya agak jauh dari stasiun yang menjadi pertimbangan saya. Maklum saya belum punya sepeda motor yang bisa saya pakai untuk kemana2. sehingga pilihan dekat stasiun menjadi salah satu faktor pemilihan perumahan.

Hanya saja sewaktu bertemu dengan marketingnya dan bertanya2.

saya tanya : Bagaimana kalau gajinya tidak cukup memenuhi persyaratan.

Dia jawab : Bisa kami bantu.

Hmm…Apa maksudnya bisa mereka bantu ?

Kira2 tahun 2011 atau 2012 saat saya diajak teman saya lihat2 suatu perumahan, marketingnya mengatakan hal yang sama : Bisa kami bantu.

Begitupun ketika awal2 bulan April  ini saya survei perumahan di daerah Bojong gede. Marketingnya bilang :

“Kalau gajinya kurang memenuhi syarat. bisa kami bantu. yang ada masalah BI Checking saja bisa kami bantu apalagi hanya masalah gaji. nanti akan ada bagiannya sendiri yang mengurusi data.”

Ternyata yang dimaksud ‘akan kami bantu’ atau ‘bisa dibantu’ ialah Pihak Developer akan merubah data gaji kita sebelum dicek oleh pihak Bank.

Ternyata yang tidak jujur pun kadang dari pihak pembeli, karena pembeli gajinya kurang akhirnya kongkalikong dengan perusahaan tempat dia bekerja. minta agar dibuatkan surat keterangan bahwa orang tersebut gajinya memang sekian nominal agar bisa memenuhi persyaratan. Anehnya perusahaanpun menyetujui praktek ketidakjujuran ini.

Melihat fenomena ini saya bilang sama istri, jangan sampai ah kita berbohong dan tidak jujur mencari rumah.

Sebenarnya yang memberi kita rumah siapa sih , Allah kan

Masa sih Allah memberi kita rumah dan Kita Harus Berbohong ?

Masa sih Allah ngga kasih kita rumah karena kita jujur .

Bukankah kalau kita jujur insya Allah hidup berkah urusan apapun dimudahkan oleh Allah.

Terus kalau gaji kita belum cukup , solusinya apa biar kita punya rumah ?

kalau gaji kita belum cukup, sebaiknya jangan dipaksakan apalagi sampai berbohong kongkalikong perusahaan atau kongkalikong dengan Developer, biar Developernya merubah data gaji kita.

Mending apa adanya aja, gaji kita kurang ya mending jangan dulu

Lebih baik kita fokus dengan memperbesar gaji atau penghasilan kita. Kalau gaji kita besar kan cari rumah enak . atau cari penghasilan lain yang besar agar bisa menambah gaji sehingga bisa memenuhi syarat KPR. gaji atau penghasilan kita benar2 besar dan tidak bohong. Agar gaji kita besar ada 2 cara : 1) Bekerja keras benar2 agar  kita dapat prestasi dan gaji kita naik di tempat kerja sekarang atau 2) kita pindah kerja di tempat lain yang gajinya lebih besar.

Kemudian dari sisi religi, jangan lupa banyak2 berdoa. Dunia kan punya Allah. kalau Allah sudah menghendaki kita punya rumah pasti kita punya.

Yuk kita hidup jujur. Jangan sampai terbersit di pikiran kita untuk berbuat tidak jujur.

Ingat Hidup hanya sekali dan tidak lama. Memang kita ingin punya rumah tapi rumah di surga jauh lebih indah dan kekal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s