Resume Buku : Analisa Kebutuhan Dalam Rekayasa Perangkat Lunak

Judul Buku : Analisa Kebutuhan Dalam Rekayasa Perangkat Lunak

Pengarang : Daniel Siahaan

Penerbit : CV Andi Offset

Bab 1 : Pengenalan Rekayasa Kebutuhan

Mengapa Perlu Rekayasa Kebutuhan

  1. Semua perangkat lunak memiliki spesifikasi
  2. Permasalahan berawal dari spesifikasi kebutuhan

Siapa yang berkepentingan terhadap Sistem

  1. Pelanggan (Customer)
  2. Pemilik Sistem (System Owner)
  3. Pengguna (User)
  4. Analisis kebutuhan (Requirements Analyst)
  5. Pengembang (Developer)
  6. Penguji (Tester)
  7. Penulis Dokumentasi (Documentation’s Writer)
  8. Manajer Proyek (Project Manager)
  9. Staf hukum dan non hukum
  10. Staf manufaktur
  11. Penjualan, pemasaran, dan bagian pendukung
  12. Penyelia (vendor)
  13. Regulator yang menetapkan batasan berupa baku muku, peraturan, panduan, atau rambu-rambu lain terkait produk, proses maupun personel

Definisi Rekayasa Kebutuhan

Sommerville(2007) mengartikan rekayasa kebutuhan (Software Engineering) sebagai suatu proses mewujudkan serangkaian layanan yang dibutuhkan oleh pelanggan atas suatu sistem dan batasan-batasan yang harus dipenuhi ketika diangun maupun dioperasikan.

Bray(2002) menyatakan bahwa rekayasa kebutuhan merupakan aktivitas menginvestigasi dan mendiskripsikan ranah permasalahan dan kebutuhan-kebutuhan, serta merancang dan mendokumentasikan karakteristik dari suatu sistem solusi yang nantinya diharapkan memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut.

Steve Eastbook, seorang pengajar di departemen ilmu computer Universitas Toronto, mendefinisikan rekayasa perangkat lunak sebagai serangkaian aktivitas yang berkaitan dengan mengindentifikasi dan mengomunikasikan tujuan dari sistem-intensif-perangkat lunak, dan konteks dimana sistem itu digunakan.

Dari definisi di atas dapat kita simpulkan bahwa rekayasa kebutuhan meliputi aktivitas-aktivitas menyelidiki, mencari, atau mengidentifikasi spesifikasi kebutuhan sistem ¸ serta mengomunikasikannya kepada pelanggan maupun pengembang, baik secara lisan maupun tulisan.

Bab 2 : Perspektif Pemangku Kepentingan

Klasifikasi pemangku kepentingan :

  1. Pelanggan
  2. Pemilik modal
  3. Pemilik sistem
  4. Pengguna(user)
  5. Regulator, seorang atau suatu organisasi yang menetapkan aturan dan batasan
  6. Penyelia
  7. Pengembang
  8. Analis sistem
  9. Programmer

Kelompok Kebutuhan

  1. Kebutuhan Bisnis
  2. Kebutuhan Pengguna
  3. Aturan Bisnis
  4. Atribut Kualitas
  5. Kebutuhan Sistem
  6. Kebutuhan Fungsional
  7. Antarmuka eksternal
  8. Batasan

======  Uraian selanjutnya bisa dibaca bukunya ======

Tanggapan saya pribadi :

Buku ini bagus untuk kita yang ingin mendalami rekayasa perangkat lunak

buku ini recommended

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s