Ajari Anak Kita Mengerjakan Pekerjaan Rumah Tangga Dari Kecil

Saya dari kecil dididik mengerjakan pekerjaan2 rumah tangga. Waktu MI (setingkat SD) saya dan kakak saya sudah dididik dan diberi tugas mencuci piring. saya bagian sore kakak bagian pagi. Bila puasa saya bagian setelah buka kakak bagian setelah sahur. Bila saya bangun pagi duluan saya diajari memasak air. Sorenya saya diajari memasak nasi memakai panci dan dandang.

Apabila hari minggu tiba kami tidak boleh menonton TV sebelum beberes. wajib bagi saya dan kakak saya membersihkan kaca jendela, meja kursi, tralis sebelum menyalakan TV. rumah harus rapi dulu baru boleh santai nonton TV.  Apabila nonton TV sebelum beberes siap2 kami kena omel, rapi2 dulu baru nonton TV. Begitulah kami dididik orang tua kami.

Saya belajar mencuci baju sendiri mulai kelas 1 SMP dan belajar menyeterika saat SMK. saat SMK saya sudah punya nalar untuk mengepel sendiri tanpa disuruh. Akan terasa tidak enak bila melihat lantai kotor tidak dipel, seminggu sekali saya mengepel.

Kini setelah saya menikah dan punya anak saya sudah terbiasa dengan pekerjaan rumah tangga. Saya biasa membantu istri di pagi hari. sebelum berangkat saya menjemur baju dahulu, mengepel lantai dan mencuci piring. Bila ada waktu senggang saya bantu istri menyetrika. karena saya sudah terbiasa dari kecil semua terasa ringan.  istri saya tentu saja senang pekerjaannya menjadi lebih ringan. Didikan orang tua saya berhasil kalau dulu saya menggerundel di hati kini saya merasakan manfaatnya. Pernah saat saya sedang ngepel lantai istri bertanya : “terus saya ngapain” , sambil ngepel saya hanya bercanda “sudah tiduran aja tidak apa2…” tentu saja tidak mungkin bisa tiduran, sebab pekerjaan istri jauh lebih berat yakni mengurus 3 anak, masak, belum rapih2 rumah dsb. non stop.

Kini saya mulai mendidik anak-anak ikut bantu mengerjakan pekerjaan rumah tangga seperti saya. Bedanya kalau dulu saya diomelin sekarang saya coba pendekatan halus. anak sekarang berbeda dengan anak zaman dahulu,  harus diajak ngobrol diberi pengertian. saya beri pengertian kenapa perlu membantu pekerjaan rumah tangga. saya ceritakan saya dan kakak2 saya betapa dulu rumah rapi saat kami sebagai anak saat itu rajin membantu beres2. dan sekarang kami terbiasa. Anak2 pun mulai mengerti saya beri pemahaman pelan-pelan tanpa saya marah2.

Kenapa saya perlu mengajari mereka, sebab saya percaya mereka adalah orang tua di masa yang akan datang. Mereka juga harus membantu istri mereka sebagaimana saya bantu istri saya. Saya ingin mendidik anak saya menjadi anak yang rajin (bahasa jawa : sregep) bukan anak yang malas. yang mau beberes rumah, yang mau capek2 bantu ibu mereka. saya beri pemahaman ke mereka , bila dari kecil tidak dibiasakan besarnya akan tidak biasa. setelah besar tidak biasa mencuci piring, ngepel dsb. setelah nikah pun tetap tidak biasa bahkan tidak mau akhirnya istrinya sendiri yang repot kecapekan. Bayangkan bila dari kecil dibiasakan, gedenya sudah biasa pas nikah dengan senang hati membantu istri, keluarga pun akan harmonis. Mereka mengerti saya beri pengertian seperti ini.

Saya beri tugas pertama buat mereka, sang kakak (7 tahun)  membuka jendela kalau pagi dan menutupnya kalau sore, sedangkan adik (4 tahun) tugas masukkan bantal ke kamar dan memasukkan sandal saat malam. sengaja tidak saya beri tugas berat2 dulu yang penting istiqomah dulu. Pernah saya ajarin mereka nyuci piring sekali2. Sampai kemarin ada yang menggembirakan hati saat anak saya yang gede bilang : “anam aja mi yang nyuci piring” ini luar biasa , dia sudah punya inisiatif bantu sendiri tanpa disuruh. jadilah anak saya yang nyuci piring dengan dibantu anak kedua. Meski satu piring pecah karena katanya licin , tidak apa2 setidaknya anak saya sudah ada inisiatif mengerjakan pekerjaan rumah tangga dan membantu ibunya.

Jadi selain mengajari anak ngaji, baca Al Quran, mengajari akhlak, kita juga harus mengajari dan mendidik anak kita mengerjakan pekerjaan rumah tangga, kesannya sepele tapi penting untuk ke depannya.

 

24 Oktober 2016

Mahrizal

Iklan

2 tanggapan untuk “Ajari Anak Kita Mengerjakan Pekerjaan Rumah Tangga Dari Kecil

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s