Pembagian Tugas Dalam Pembuatan Sistem

1. Project Manager

Adalah seorang yang mengatur jalannya proyek dari awal sampai akhir, mengontrol memantau, menentukan deadline, schedule, dan bertanggung jawab penuh dengan keberhasilan dan kegagalan proyek

2. Sistem Analis

Adalah seorang yang merancang sistem dari nol sampai menjadi sebuah sistem yang siap pakai

Dia merancang flow database dan class yang perlu dibuat

3. Programmer

Adalah orang yang mengetik kode2 berdasarkan rancangan sistem analis

Seorang programmer logika nya harus bagus dan wajib menguasai algoritma karena merupakan basic untuk membuat program apapun

4. Tester atau Quality Assurance

Tak ada gading yang tak retak, tidak ada coding an yang langsung jadi beres tanpa error tanpa bug atau kesalahan

Justru program yang bagus adalah setelah melewati percobaan error bug kesalahan dan trouble2 yang lain

Tester atau QA inilah yang tugasnya mengetes program hasil yang telah dibuat programmer

Apakah bila user salah input tetap masuk ke database atau yang lainnya

Tester atau QA ini idealnya wajib adal dalam sistem SDLC atau siklus pengembangan sebuah sistem

Bagaimana sebuah sistem akan dideliver ke user kalau belum diuji coba dengan berbagai macam pengujian

Sehingga setelah sampai user, error atau kesalahan program bisa diminimalkan, andaikan ditemukan itu bagian2 yang luput atau miss atau yang terdalam yang luput dari pengujian tester, bukan hal yang saat input langsung error.

Dengan adanya QA atau tester ini maka sistem pun siap dideliver oleh user

5. Bagian Pendokumentasian

Bagian ini nyaris luput dari semua orang, yakni perlu ada orang sendiri untuk membuat dokumentasi

Dokumentasi sistem sangat penting untuk maintenance jangka panjang

Tanpa dokumentasi yang baik, para pengembang2 ini bisa gagap lagi jika mengembangkan sistem setahun dua tahun lagi saat update versi

Dokumentasi ada dua, yakni:

1. Dokumentasi sistem, ini meliputi rancangan UML yang dibuat oleh sistem analis, meliputi use case, activity, struktur database, class dan UML2 lain atau BPMN

2. Dokumentasi user, ini tentang cara pengoperasian user pada sistem ini, ada fitur apa saja, bagaimana cara pengoperasiannya, ini penting untuk user orang awam, terlebih user baru yang sangat membutuhkan tutorial atau user guide.

Bagian ini sering luput dari sistem SDLC, karena semua sudah diribetkan dengan pekerjaan masing2, programmer sudah disibukkan dengan codingannya, tidak akan sempat membuat tutorial seperti ini, mending waktunya buat coding melakukan pengembangan dan perbaikan.

Untuk itu idealnya perlu ada orang khusus untuk membuat dokumentasi

Misal hire anak magang untuk membuat pendokumentasian tutorial untuk user.

6. Desain User Interface

Sebetulnya ini opsi, tidak wajib tergantung yang dikembangkan

Yakni orang khusus untuk mengembangkan desain tampilan agar terlhat menarik untuk user

Ada sistem yang tak membutuhkan desainer, sistem yang fokus pada fungsi, maka untuk desain cukup bisa download mencari template gratis

Namun ada juga yang sistem butuh desain yang menarik agar tampilan menarik dan unik, dalam hal ini butuh orang desainer sendiri yang memang spesialis mendesain tampilan agar terlihat menarik.

Demikian orang-orang yang terlibat dalam pembuatan sistem atau SDLC, Siklus pengembangan sebuah sistem.

2 pemikiran pada “Pembagian Tugas Dalam Pembuatan Sistem

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s