Resume Buku : Memahami Teknologi Informasi

Judul Buku : Memahami Teknologi Informasi

Pengarang : Budi Rahardjo

Penerbit : PT Elex Media Komputindo

A. Rencana Induk Pengembangan Industri Teknologi Informasi dan Elektronika

Permasalahan SDM di Dunia (Global)

  1. Kurangnya Jumlah (Kuantitas) SDM TIE
  2. Brain Drain vs Brain Reserve
  3. Kualitas SDM TIE yang Kurang Memadai
  4. Standardisasi dan Sertifikasi , perlu sertifikasi untuk diakui namun sertifikasi mahal biayanya

Permasalahan SDM TIE di Indonesia

  1. Kemampuan Memproduksi SDM TIE yang rendah
  2. Distribusi SDM yang Tidak Merata
  3. Masalah “Putra Daerah”
  4. Kurangnya Dasar (Fondasi) TIE
  5. Gelar lebih penting daripada Kemampuan
  6. Kurangnya Penelitian dan Pengembangan di Bidang TIE

 B. Prospek Penggunaan Open Source untuk Skala Perusahaan

Keuntungan Open Source

  1. Banyaknya Tenaga(SDM) untuk mengerjakan Proyek
  2. Kesalahan (Bugs, Error) lebih cepat ditemukan dan diperbaiki
  3. Kualitas hasil lebih terjamin
  4. Lebih Aman (Secure)
  5. Hemat Biaya
  6. Tidak Mengulangi Development

Kekurangan

  1. Kurangnya SDM yang dapat memanfaatkan Open Source
  2. Tidak adanya proteksi terhadap HAKI

 C. Internet untuk Pendidikan

Manfaat Internet Bagi Pendidikan

  1. Akses ke Sumber Informasi
  2. Akses ke Pakar
  3. Media Kerjasama

Permasalahan Internet untuk Pendidikan

  1. Kurangnya Penguasaan Bahasa Inggris
  2. Kurangnya Sumber Informasi dalam Bahasa Indonesia
  3. Akses Internet Masih Mahal (dulu)
  4. Akses Internat Masih susah diperoleh (dulu)
  5. Guru Belum Siap

D. Beberapa Pokok Pemikiran Tentang Cyberlaw

Apa itu Cyberlaw?

Cyberlay adalah hukum yang digunakan di dunia cyber(dunia maya) yang umumnya diasosiasikan dengan internet. Cyberlaw dibutuhkan karena dasar atau pondasi dari hukum di banyak Negara adalah “ruang dan waktu”. Sementara internet dan jaringan computer mendobrak batas ruang dan waktu. Cyberlaw sebaiknya dibahas oleh orang-orang dari berbagai latar belakang (akademisi, pakar TekInfo, teknis, hukum, bisnis dan pemerintah).

E. Membangun E-Government

Definisi E-Government

E-Government adalah penggunaan teknologi informasi yang dapat meningkatkan hubngan antara pemerintah dan pihak-pihak lain.

Manfaat E-Government

  • Pelayanan servise yang lebih baik kepada masyarakat.
  • Peningkatan hubungan antara pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum.
  • Pemberdayaan masyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh.
  • Pelaksanaan pemerintahan yang lebih efisien

Hambatan dalam Mengimplementasikan E-Government

  1. Kultur Berbagi belum ada
  2. Kultur mendokumentasi belum lazim
  3. Langkanya SDM yang handal
  4. Infrastruktur yang belum memadai dan Mahal
  5. Tempat Akses yang Terbatas

 F. Sang Peneliti

Karakteristik atau sifat Peneliti luar negeri

  1. Memiliki Obsesi terhadap Suatu Masalah
  2. Bekerja keras
  3. Pantang Menyerah
  4. Mendokumentasikan Kegiatan dengan Baik
  5. Melanjutkan pekerjaan terdahulu
  6. Jujur terhadap ilmu pengetahuan
  7. Rajin membaca
  8. Tidak membutuhkan gelar

Tanggapan pribadi :

Buku ini memaparkan secara garis besar apa itu Tekonologi informasi

Buku ini membuka cakrawala kita bahwa Teknologi informasi itu luas

Buku ini recommended

4 Desember 2014

Resume Buku : Analisa Kebutuhan Dalam Rekayasa Perangkat Lunak

Judul Buku : Analisa Kebutuhan Dalam Rekayasa Perangkat Lunak

Pengarang : Daniel Siahaan

Penerbit : CV Andi Offset

Bab 1 : Pengenalan Rekayasa Kebutuhan

Mengapa Perlu Rekayasa Kebutuhan

  1. Semua perangkat lunak memiliki spesifikasi
  2. Permasalahan berawal dari spesifikasi kebutuhan

Siapa yang berkepentingan terhadap Sistem

  1. Pelanggan (Customer)
  2. Pemilik Sistem (System Owner)
  3. Pengguna (User)
  4. Analisis kebutuhan (Requirements Analyst)
  5. Pengembang (Developer)
  6. Penguji (Tester)
  7. Penulis Dokumentasi (Documentation’s Writer)
  8. Manajer Proyek (Project Manager)
  9. Staf hukum dan non hukum
  10. Staf manufaktur
  11. Penjualan, pemasaran, dan bagian pendukung
  12. Penyelia (vendor)
  13. Regulator yang menetapkan batasan berupa baku muku, peraturan, panduan, atau rambu-rambu lain terkait produk, proses maupun personel

Definisi Rekayasa Kebutuhan

Sommerville(2007) mengartikan rekayasa kebutuhan (Software Engineering) sebagai suatu proses mewujudkan serangkaian layanan yang dibutuhkan oleh pelanggan atas suatu sistem dan batasan-batasan yang harus dipenuhi ketika diangun maupun dioperasikan.

Bray(2002) menyatakan bahwa rekayasa kebutuhan merupakan aktivitas menginvestigasi dan mendiskripsikan ranah permasalahan dan kebutuhan-kebutuhan, serta merancang dan mendokumentasikan karakteristik dari suatu sistem solusi yang nantinya diharapkan memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut.

Steve Eastbook, seorang pengajar di departemen ilmu computer Universitas Toronto, mendefinisikan rekayasa perangkat lunak sebagai serangkaian aktivitas yang berkaitan dengan mengindentifikasi dan mengomunikasikan tujuan dari sistem-intensif-perangkat lunak, dan konteks dimana sistem itu digunakan.

Dari definisi di atas dapat kita simpulkan bahwa rekayasa kebutuhan meliputi aktivitas-aktivitas menyelidiki, mencari, atau mengidentifikasi spesifikasi kebutuhan sistem ¸ serta mengomunikasikannya kepada pelanggan maupun pengembang, baik secara lisan maupun tulisan.

Bab 2 : Perspektif Pemangku Kepentingan

Klasifikasi pemangku kepentingan :

  1. Pelanggan
  2. Pemilik modal
  3. Pemilik sistem
  4. Pengguna(user)
  5. Regulator, seorang atau suatu organisasi yang menetapkan aturan dan batasan
  6. Penyelia
  7. Pengembang
  8. Analis sistem
  9. Programmer

Kelompok Kebutuhan

  1. Kebutuhan Bisnis
  2. Kebutuhan Pengguna
  3. Aturan Bisnis
  4. Atribut Kualitas
  5. Kebutuhan Sistem
  6. Kebutuhan Fungsional
  7. Antarmuka eksternal
  8. Batasan

======  Uraian selanjutnya bisa dibaca bukunya ======

Tanggapan saya pribadi :

Buku ini bagus untuk kita yang ingin mendalami rekayasa perangkat lunak

buku ini recommended

Resume Buku : Sejenak Hening

Judul Buku : Sejenak Hening

Pengarang : Adjie Silarus

Penerbit : Tiga Serangkai

Menutup Jendela

Kita adalah apa yang kita rasakan dan pahami. Kita bisa jadi apa pun yang kita inginkan. Sebaiknya kita lebih berhati-hat dalam menjalankan kehidupan ini sehingga kedamaian kita tidak terganggu. Bukannya dengan terus menutup semua jendela yang kita punya. Keajaiban-keajaiban kehidupan juga ada di luar kita. Kita dapat membuka jendela kita untuk keajaiban-keajaiban tersebut dan melihatnya dengan penuh kesadaran.

Kita dapat melanjutkan menyadari diri dan napas kita. Kita bisa mencoba meninggalkan keramaian kota dan rutinitas sehari-hari beberapa saat dan pergi ke hutan dan pegunungan, sehingga dapat membantu menutup jendela yang bermasalah buat kita.

Menikmati Momen Sekarang

Kedamaian-kedamaian selalu ada dam dekat dengan diri kita sendiri. Bahkan udara yang kita hirup untuk bernapas pun adalah sumber kebahagiaan. Kita lupa menikmati hari ini. Kita lupa mensyukurinya. Kita lupa merengkuh kebahagiaan di hari ini. Seolah-olah kita tidak ingat bahwa hidup kita di saat sekarang, yaitu satu-satunya masa saat kita benar-benar hidup.

Saat tersadar bahwa kita hidup di masa sekarang, maka setiap napas yang kita hirup dan hembuskan, setiap langkah yang kita ayunkan, akan dapat kita lakukan dengan rasa damai, ceria dan tenang.

Melempar Bola

Kedamaian, kebahagiaan dan ketenangan pikiran selalu tersedia dan ada. Always be ready stock inside of us!.kedamaian, kebahagiaan, dan ketenangan pikiran, tanpa lelah selalu menawarkan dirinya ke kita setiap saat, bahkan saat ini, sekarang

Sebuah Kehadiran

Saat kita mencintai seseorang, hal terbaik yang bisa kita berikan kepadanya adalah kehadiran.

Melatih senyum

Berhentilah sejenak untuk tersenyum. Mulailah membuka diri terhadap setiap hal yang mendukung dan menopang kita. Latihlah kesadaran diri dan berlatihlah untuk tersenyum. Tidak perlu merasa kesepian, diasingkan, atau seolah berada di tempat terpencil. Tarik dan embuskan napas satu atau dua kali untuk mengembalikan kesadaran diri untuk bisa tersenyum

Stres itu Domino

Setiap mengalami peristiwa yang membuat stress, berusahalah untuk tidak terpancing menjadi stress. Keluarkanlah dari pikiran kita. Saat itu berusahalah untuk mengatasinya bukan untuk menularkannya kepada orang lain.

Sepatu Baja

Sering-seringlah berkumpul, belajar, dan mencermatii setiap kata yang terucap, serta perilaku dari orang-orang yang sudah memiliki sol sepatu tebal. Dengan begitu , akan saling mempertebal sol dan lama kelamaan sepatu yang kita punya adalah sepatu baja.

Pelukan untuk Kemarahan

Latihlah bernapas masuk dan keluar. Jika kita menyadari napas dan berada dalam keadaan kesadaran penuh maka kita akan aman. Tidak perlu takut. Bertegur sapalah dengan setiap emosi yang hadir dan jalinlah persahabatan dengannya.

Kemarahan yang Bertujuan

Salah satu pola pikiran negative yang mempunyai kecenderungan untuk merusak adalah marah. Dari sudut pandang spiritual, tujuan yang paling memberikan manfaat dari marah adalah kita diminta untuk melakukan perubahan. Mengubah kemarahan yang dirasakan menjadi tekad untuk melakukan perubahan. Mulailah dengan hal paling sederhana. Berlandaskan cinta dan empati

Tanggapan saya pribadi :

Buku ini mengajarkan kita untuk bersyukur

Sering kita lupa bahwa kita hidup di masa sekarang bukan di masa lalu bukan pula di masa depan, tapi sekarang

Nikmatilah hidup kita saat ini

Buku in recommended

4 Desember 2014

Resume Buku : Melatih Otak Setajam Silet

Judul Buku : Melatih Otak Setajam Silet

Pengarang : Astria Novia

Penerbit : Media Pressindo

Cara untuk Meningkatkan kemampuan otak manusia :

  1. Berhentilah
  2. Galakkan olahraga
  3. Seimbangkan Kegiatan
  4. Membaca Buku
  5. Cukup satu cangkir kecil kopi
  6. Melibatkan diri dalam suatu perdebatan sehat
  7. Main Video games
  8. Memperbanyak masukan informasi
  9. Mengkonsumsi kunyit
  10. Main Biliar
  11. Bermain alat music
  12. Konsumsi Snack
  13. Main Golf
  14. Yoga
  15. Membuat Miniatur

Sepuluh Kebiasaan yang memacu efektifitas otak

  1. Belajar
  2. Nutrisi
  3. Olahraga
  4. Pikiran
  5. Dorongan dan Motivasi
  6. Tujuan dan Target Hidup
  7. Bereksplorasi
  8. Mandiri
  9. Sosialisasi
  10. Tertawa

Tips Melatih Otak

  1. Bermain video games
  2. Menguatkan memori
  3. Mempelajari kata baru setiap hari
  4. Latihan mengeja
  5. Awasi mood, imajinasi, dan bicara pada diri sendiri
  6. Kurangi stres dengan aktivitas fisik
  7. Tidur siang
  8. Menyelesaikan Puzzle
  9. Gunakan tanganmu
  10. Perhatikan sensor kita

Tips untuk mengoptimalkan kekuatan Otak :

  • Hindari makan pagi yang berlebihan
  • Hindari makan makanan dengan porsi besar sepanjang hari
  • Jika lapar di sela jam makan, makanlah sedikit camilan berprotein seperti telur rebus, yoghurt, atau buah-buahan
  • Kurangi takaran makan kita setiap hari dan tukar kebiasaan ngemil makanan padat dengan buah-buahan atau sayuran.
  • Makan ikan yang berlemak sehat seperi salmon, tuna, atau sarden.
  • Lakukan Olahraga teratur
  • Pastikan tidur yang cukup

Tips untuk Meningkatkan Efisensi Otak

  • Memainkan permainan atau games di computer.
  • Jangan tergesa-gesa
  • Lakukan secara sistematik dan konsisten
  • Konsentrasi pada apa yang akan dilakukan
  • Berlatih, berlatih dan berlatih

Tips untuk Menguatkan Daya Ingat

  • No alcohol
  • Menonton televise tak lebih dari satu jam sehari
  • Membaca novel secara teratur
  • Selalu menghubungkan data
  • Banyak makan ikan
  • Minum teh atau kopi
  • Selalu membuat catatan
  • Perhatikan dengan baik
  • Gunakan semua indra kita
  • Berlatih
  • Belajar dengan cara sendiri
  • Ubah rutinitas kita
  • Main Games
  • Pindahkan Mouse pad ke sisi lain tubuh
  • Paksakan mengingat sesuatu

Tanggapan saya pribadi :

Buku ini mengajarkan bagaimana caranya melatih otak kita

sayang kalau otak kita tidak dilatih atau diasah , seperti kata buku ini , gunakan atau kehilangan , mending kita gunakan daripada kita kehilangan

Buku ini recommended

 

4 Desember 2014

Resume Buku : The 360 degree Leader

Buku : The 360ᵒ Leader

Pengarang : John C Maxwell

Penerbit : PT. Bhuana Ilmu Populers

Bagian I

Mitos Tentang Memimpin dari Bagian Tengah Organisasi

Mitos #1

Mitos Posisi : Saya tidak bisa memimpin jika saya tidak berada di posisi teratas

“ukuran yang sesungguhnya dari kepemimpinan adalah pengaruh – tidak lebih, tidak kurang”

Ada lima level kepemimpinan :

  1. Posisi : orang mengikuti anda karena mereka harus melakukan hal tersebut
  2. Izin : Orang mengikuti anda karena mereka ingin melakukan hal tersebut
  3. Produksi : Orang mengikuti anda karena apa yang telah anda lakukan untuk organisasi tersebut
  4. Pengembangan Manusia : Orang mengikuti anda karena apa yang telah anda lakukan untuk mereka
  5. Kedirian : Orang mengikuti anda karena siapa anda dan apa yang anda representasikan

Kepemimpinan adalah pilihan yang anda buat, bukan tempat yang anda duduki.

Mitos #2

Mitos Tujuan : Saat saya mencapai puncak, barulah saya akan belajar untuk memimpin

Jika anda ingin sukses, Anda perlu mempelajari sebanyak mungkin hal yang bisa anda pelajari tentang kepemimpinan sebelum anda memegang posisi kepemimpinan.

Jika anda tidak menguji coba keterampilan kepemimpinan dan proses pembuatan keputusan anda saat taruhannya kecil dan resikonya rendah, Anda mungkin akan terjerumus ke dalam masalah pada level yang lebih tinggi saat resiko berbuat kesalahan menjadi tinggi.

Agar menjadi orang yang anda inginkan anda sekarang harus mulai menerapkan pemikian, mempelajari keterampilan, dan mengembangkan kebiasaan dari orang yang anda inginkan.

Jika anda ingin menjadi seorang pemimpin sukses, belajarlah untuk memimpin sebelum anda memegang posisi kepemimpinan.

Mitos #3

Mitos Pengaruh : Jika saya sudah berada di puncak, orang pasti akan mengikuti saya

Orang yang tidak memiliki pengalaman dalam memimpin memiliki kecenderungan untuk meremehkan pentingnya jabatan kepemimpinan. Anda mungkin dapat memeberikan posisi tertentu kepada seseorang , tetapi anda tidak dapat memberinya kepemimpinan sejati. Pengaruh harus diperoleh dengan usaha.

Sebuah posisi memberi anda kesempatan. Suatu posisi tidak menghasilkan seorang pemimpin, tetapi seorang pemimpin dapat membuat posisi tersebut.

Mitos #4

Mitos tidak Berpengalaman : Saat saya sampai puncak saya akan memegang kendali

Tanpa pengalaman sebagai teratas di suatu organisasi, anda mungkin akan terlalu melebih-lebihkan besarnya kendali yang anda miliki di puncak. Semakin tinggi anda naik –dan semakin besar organisasinya- Anda semakin menyadari bahwa ada banyak faktor yang mengendalikan organisasi tersebut.

Berpikir bahwa hidup “di puncak” lebih mudah, sama saja dengan berpikir bahwa rumput di halaman tetangga lebih hijau daripada rumput di halaman sendiri. Berada di puncak memiliki rangkaian persoalan dan tantangan tersendiri.

Mitos #5

Mitos Kebebasan : Saat saya sampai di puncak, saya tidak akan dibatasi lagi

Menjadi pemimpin teratas bukan berarti anda tidak punya batasan. Saat anda bergerak naik di dalam suatu organisasi, beban tanggung jawab anda pun meningkat.

Para pemimpin memiliki lebih banyak kewajiban lagi, dan oleh karena itu, mereka menjadi lebih memiliki keterbatasan dalam hal kebebasan mereka.

Jika anda ingin mendobrak batasan dari efektivitas anda, ada solusi yang lebih baik. Belajar untuk memimpin akan menyingkirkan penutup yang membatasi potensi anda.

Mitos #6

Mitos Potensi : Saya tidak dapat mencapai potensi saya jika saya bukan pemimpin tertinggi

Realitas nya adalah bahwa sebagian besar orang tidak akan pernah menjadi pemimpin teratas di suatu organisasi . Masing-masing dari kita harus bekerja keras untuk mencapai potensi kita, tidak harus selalu untuk mendapatkan posisi di ruang kantor utama. Kadang, anda dapat membuat dampak yang paling besar dari suatu posisi yang bukan posisi pertama.

Mitos #7

Mitos semua atau tidak sama sekali

Anda tidak harus menjadi pemimpin teratas untuk membuat perbedaan.Kepemimpinan tidak dimaksudkan sebagai proposisi semua atau tidak sama sekali. Jika berada di suatu posisi selain di puncak telah mengakibatkan kefrustasian besar bagi anda, tolong jangan menyerah begitu saja. Karena anda dapat membuat suatu dampak dari mana pun anda berada di dalam suatu organisasi.

Menjadi seorang Pemimpin 360 Derajat yang efektif membutuhkan prinsip dan keterampilan untuk memimpin orang-orang di atas, di samping, dan di bawah anda.

Para individu dapat menjadi pemimpin yang lebih baik di manapun mereka berada. Tingkatkan kepemimpinan anda, maka anda dapat mempengaruhi organisasi anda. Dengan membantu orang lain, anda dapat membantu diri anda sendiri.

=============== Untuk lebih jelasnya silakan baca bukunya langsung ============

Tanggapan saya pribadi :

Buku ini bagus untuk kita untuk lebih mengetahui apa arti kepemimpinan dan bagaimana caranya menjadi pemimpin.

Buku ini recommended.

4 Desember 2014

Resume Buku : Successful Lifelong Learning

Pengarang : Robert Steinbach

Penerbit : PPM

Mengapa Belajar Sepanjang Masa ?

Karena :

1. Saat ini perubahan berjalan cepat

2. Kondisi Ekonomi

3. Kualitas Hidup

4. Keamanan

5. Kondisi Alamiah Manusia

Taktik 1 : Merencanakan Belajar

1. Tetapkan sasaran

2. Kembangkan narasumber yang dimungkinkan

3. Masukkan kegiatan belajar di dalam aktivitas sehari-hari

4. Tetapkan waktu belajar seara rutin

5. Buatlah daftar pustaka topik-topik serta buku-buku yang telah dimiliki

6. Tetapkan sasaran yang cukup menantang, tetapi jangan terlalu di awang-awang sehingga sulit untuk mencapainya

7. Tetapkan sasaran-sasaran kecil di antaranya

Taktik 2 : Merencanakan Sikap A.S.K (Aktif Berburu Pengetahuan/Actively Seek Knowledge)

1. Memanfaatkan hari-hari anda sebagai kesempatan Belajar

2. Menyadari bahwa meningkatkan keterampilan kerja adalah yang terbaik bagi anda maupun perusahaan

3. Memandang kesalahan sebagai tantangan belajar

4. Menjadikan pengalaman yang diperoleh setiap hari untuk menambah pengetahuan, wawasan,  dan keterampilan anda.

Taktik 3 : Mempelajari Gaya Belajar Anda

1. Pembelajar Visual

2. Pembelajar Pendengar

3. Menggunakan kombinasi

Teknik Memodifikasi Gaya Berpikir Anda :

Bila anda ingi menjadi lebih logis dan sekuensial, cobalah :

1. Buat Kerangka

2. Buat prioritas

3. Buat jadwal

4. Buat daftar

5. Mulailah cepat dan selesaikan segera

6. Aturlah tempat kerja

7. Tentukan sasaran berikut waktu dan pengendalian kemajuannya

Bila anda ingin lebih kreatif dan terbuka, cobalah :

1. Brainstorming

2. Buat kerangka di dalam hati

3. Lakukan sesuatu yang baru dan berbeda

4. Keluarlah dari rutinitas

5. Mainkanlah five-sense game

6. Bacalah buku atau ikutlah pelatihan teknik berpikir kreatif

7. Tulislah ide-ide pada kertas-kertas/kartu kecil (storyboard)