Indahnya Mempunyai Istri Ibu RumahTangga

Mempunyai Istri sebagai Ibu Rumah Tangga adalah hal yang kuimpikan dari dulu. Saat masih duduk di bangku sekolah aku sudah mempunyai keinginan mempunyai istri ibu rumah tangga. Tidak perlu bekerja di luar hanya di rumah mengurus anak dan suami.

Karena sehari2 di rumah tentu bisa lebih fokus mengurus anak, tahu perkembangan anak, dan bisa mengurus rumah menjadi lebih bersih. Anak2 pun merasa mendapat perhatian dan kasih sayang penuh dari seorang ibu.

Aku selalu disambut senyum saat pulang kerja. Dicium tangan dan diambilkan air minum tanpa bertanya apakah aku haus atau tidak.

Istriku orangnya sopan, dari awal nikah sampai sekarang selalu memakai bahasa jawa halus kalau bicara denganku. Istilahnya ‘Basa krama’ seperti ‘Nggih’, ‘Boten’.

Baca lebih lanjut

Jangan Remehkan Istri yang Fokus sebagai Ibu Rumah Tangga

Kesannya sepele, Ibu Rumah Tangga, tapi kerjaannya beuh…dari bangun tidur sampai tidur lagi bahkan di tengah2 tidur pun kadang harus bangun karena anak rewel.

Suatu hari pas kerja libur di hari sabtu Minggu, Istri ingin istirahat , aku sih Ok2 aja, Akhirnya aku yang ngerjain kerjaan rumah tangga, nyuci piring, mencuci baju, Ngurus anak. Capek banget. Apalagi yang namanya ngurus 2 anak ternyata ngga gampang yang sini berantakin yang sini minta gendong asli keriting

sampai hari senin aku masuk capek nya masih kerasa. Asli capek. Oleh karenanya Jangan remehkan pekerjaan Ibu Rumah Tangga.

Kadang aku tanya  : Umi seperti ini tiap hari ?

Kata Istri : Iya tiap hari kaya gini .

aku bayangin baru dua hari saja capek apalagi tiap hari  ya.