Menumbuhkan Minat Menulis

Bagi sebagian orang menulis adalah hal yang mudah dan menarik. Menikmati waktu demi waktu merangkai kalimat demi kalimat jadilah satu karya artikel.

Tapi tidak sedikit yang menganggap menulis tidaklah mudah. Mau memulai dari mana,  apa judulnya, dan bagaimana cara menuangkannya dalam tulisan.

Saya ingin berbagi bagaimana agar bisa menulis dengan mudah

Menulis itu seperti berbicara

Setiap kita senang berbicara dengan teman kita. ngobrol apa saja. nah menulis sama . Menulis layaknya berbicara. apa yang ada dalam pikiran kita tuangkan dalam tulisan.

Tidak perlu kita memikirkan aturan dulu, dulu kita pernah belajar bahasa Indonesia tentang aturan-aturan mengarang seperti aturan paragraf, menentukan tema, harus memakai bahasa yang baik dan benar dan lain-lain. Tidak usah kita memikirkan aturan-aturan itu dulu. aturan nya memang gitu, tapi harus mengikuti peraturan bener-bener ngga apa apa kan , yang penting point utama : “Apa yang ada dalam pikiran tulis “. karena kalau kita bisa berbicara panjang lebar ngobrol ngalor ngidul dengan teman maka kita pun sebenarnya bisa menulis panjang lebar . karena menulis dan berbicara sama. sama2 mengeluarkan yang ada dalam pikiran.

Baca lebih lanjut

Manfaat menulis blog

Aktifitas menulis di blog mempunyai hikmah dan manfaat untuk jangka pendek maupun jangka panjang untuk kita pribadi maupun orang banyak

jangka pendek untuk kita sendiri adalah kita bisa memanfaatkan waktu untuk kegiatan positif, waktu kita tidak sia-sia dan ada hasil seketika. kita bisa menuangkan apa yang ada di hati kita maupun pikiran kita.

Isi blog terserah kita baik kelas ringan seperti pengalaman pribadi, kisah hidup, opini maupun ke kelas berat seperi sharing bidang yang kita kuasai.

Sedangkan untuk jangka panjang adalah jika tulisan kita bisa bermanfaat bagi yang lain. Kita akan mendapat pahala jika ada orang yang membaca tulisan kita dan itu bermanfaat bagi orang tersebut. Meskipun kita sudah tidak ada di dunia atau sudah mati dan tulisan kita masih dibaca dan masih bermanfaat maka pahala akan mengalir ke kita.

Bukankah menyenangkan kita sudah di alam kubur sudah tidak bisa beribadah seperti shalat tapi kita masih dapat aliran pahala karena tulisan kita.

Bukankah sering kita mendapatkan manfaat dari tulisan orang yang sudah mati. Bukankah Imam Bukhari meninggalkan karya Shahih Bukhari, begitupun Imam Muslim dengan Shahih Muslim. kita masih bisa mengambil manfaat dari hadits tersebut. Imam Nawawi meninggalkan Riyadlus shalihin yang sampai sekarang masih dipakai oleh umat Islam. selama karya mereka bermanfaat maka pahala akan mengalir ke mereka.

Baca lebih lanjut