Mengaktifkan Mod rewrite di Ubuntu Server 16.04

Untuk mengaktifkan Mod Rewrite di Ubuntu 16.04 yaitu dengan cara :

sudo a2enmod rewrite

Kemudian Selanjutnya restart apache nya dengan cara  :

sudo systemctl restart apache2

atau dengan cara

sudo /etc/init.d/apache2 restart

kemudian setting di bagian confignya yaitu :

sudo nano /etc/apache2/sites-available/000-default.conf

Kemudian tambahkan line berikut :

<VirtualHost *:80>
     <Directory /var/www/html>
            Options Indexes FollowSymLinks MultiViews
            AllowOverride All
            Require all granted
     </Directory>

. . .
</VirtualHost>

Tambahkan line yang berhuruf tebal di atas bila belum ada

kemudian restart lagi apache dengan cara di atas

sudo systemctl restart apache2

atau

sudo /etc/init.d/apache2 restart

Selanjutnya silakan buat file .htaccess

Sudah bisa kan ?

Asumsinya temen-temen sudah bisa ya…

Kalau belum bisa car tutorial membuat file .htaccess

Semoga bermanfaat.

Referensi:

https://www.digitalocean.com/community/tutorials/how-to-rewrite-urls-with-mod_rewrite-for-apache-on-ubuntu-16-04

 

Iklan

Orang itu Lihat lihatan atau Sawang Sinawang

Aku dan istri sangat ingin tinggal di kampung… meninggalkan Jakarta yang penuh gemerlap ini…  sepertinya tenang tinggal di kampung.. tidak grusa grusu seperti di Jakarta… sudah lama aku dan istri memendam keinginan ini

Tapi lebaran kemarin aku pulang aku dan istri dipertemukan oleh Allah dengan orang2 yang malah ingin ke Jakarta….. masalahnya sama…satu ekonomi.. mereka ingin berangkat ke Jakarta karena di kampung penghasilan mereka tidak mencukupi untuk kebutuhan…

Aku dan istri pun jadi mempertimbangkan lagi untuk pindah di kampung.. iya di kampung enak tenang tapi kalau kebutuhannya tidak tercukupi mungkin akan kepikiran juga… dan akhirnya berpikir untuk merantau lagi….

Begitu pun aku ingin usaha sendiri… di samping aku bekerja programmer sebetulnya aku ingin punya toko online sebagai tambah2 buat tabungan beli rumah… *aku belum punya rumah kawan….

Namun saat aku nanya kepada teman yang sudah punya toko online bahkan toko offline maksudnya toko fisiknya bahkan sudah punya karyawan untuk nanya2 tips2 nya justru dia yang melihat aku enak

“enak ya kamu kerja ada penghasilan tetap”

Padahal baru aku mau nanya bagaimana tips2 nya… ko bisa punya toko dan mengembangkan toko offline dan online.. bahkan bisa merekrut karyawan… ternyata dia malah melihat aku enak.

“Aku lagi diuji sama Allah…Omset menurun…  untuk gaji karyawan… untuk operasional”

Tak lupa aku doakan semoga Allah memberikan rezeki yang luas…

 

Hidup memang lihat lihatan atau sawang sinawang.

 

Istri Mijit Suami itu Biasa…Suami Mijit Istri Baru Luar Biasa

Dimana2 istri mijit suami itu biasa…karena bentuk pengabdian istri kepada suami… suami lelah istri akan dengan penuh cinta memijit suami yang disayanginya…

Tapi pernahkan suami berpikir pula kalau istri juga capek, butuh istirahat dan butuh dipijit.

Dalam hal ini sebenarnya suami berperan untuk memijit istri…

Jangan Malu Membantu Istri

Kita sebagai suami janganlah malu membantu istri mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Tidak akan turun harga diri kita karena membantu istri… justru yang ada istri akan tambah respek dengan kita.

Siapapun istri akan senang kalau kita membantu pekerjaannya… dan memang sebetulnya pekerjaan rumah tangga itu pekerjaan bersama lho pak..bukan cuma istri.. kewajiban istri itu hanya melayani kita saat di ranjang.. dia tidak boleh menolak meski di punuk unta… tapi kalau masalah cuci baju cuci piring nyapu ngepel masak itu bukan pekerjaan istri itu pekerjaan bersama.

Kita punya kewajiban memberi makan istri… kalau mau runut… istri itu sudah tinggal makan… kita yang kerja cari duit kemudian belikan nasi dan lauk pauk baru kemudian kasihkan ke istri… apabila kita pingin hemat maka kita belikan beras kita masak jadi nasi dan masak pula lauk pauknya kemudian kasih ke istri.. masa iya mau ngasih istri beras untuk langsung dimakan… kan beras belum bisa dimakan langsung… Justru di sini istri bantu kita… dia tahu kita capek cari duit… makanya dia yang ambil bagian memasakkan beras menjadi nasi untuk kita… yang sebetulnya itu tugas kita.. istri tinggal makan… tapi istri itu karena cintanya sama kita, dia rela capek2 di dapur untuk membantu kita memasakkan beras dan masak sayur dan lauk pauk…

Istri itu capek lho pak.. Ya masak ya ngurus anak ya ngurus rumah… ngurus anak saja sudah capek… tambah ngurus rumah yang tidak pernah selesai… itu capeknya luar biasa…

Kita aja bantu dikit2… nyuci piring itu paling 15 menit.. nyapu paling 5 menit ngga ada… kita bantu saja apa yang kita bisa… beneran lho istri itu seneng banget kalau suami mau bantuin kerjaan istri.

Makruh dalam shalat

Makruh dalam shalat :

– Menengok tanpa keperluan
– Melihat ke langit
– Berdiri di atas satu kaki atau satu kakinya lebih maju dari satunya (tidak lurus)
– Meludah
– Mengeraskan dan merendahkan bacaan pada yang bukan tempatnya
– Shalat di kuburan
– Shalat menahan buang air kecil, buang air besar dan buang angin
– Membuka kepala (tidak pakai peci atau sorban)
– Shalat di depan makananan yang membuatnya pingin

* Al Mabadiul Fiqhiyah juz 3
* Fiqih Madzhab Syafi’i

Apakah Orang Tua Nabi di Neraka?

Apakah Orang Tua Nabi di Neraka?

Jawab :

Tidak, orang tua Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam tidak di neraka, melainkan orang yang selamat

Berkata Al Bajuri : Maka yang benar adalah sesungguhnya orang tua nabi shalallahu alaihi wa sallam adalah orang yang selamat
Karena sesungguhnya dikatakan bahwa Allah ta’ala menghidupkan keduanya sehingga mereka berdua beriman nabi kemudian Allah mematikannya

Karena ada hadits yang meriwayatkan demikian yakni hadits yang diriwayatkan dari Aisyah bahwa sesungguhnya Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam meminta kepada tuhannya untuk menghidupkan orang tuanya, kemudian keduanya beriman kepadanya, kemudian Allah mematikan keduanya.

Berkata As suhaili : Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, bisa mengkhususkan nabinya dengan sesuatu yang dikehendakinya dari keutamaan-Nya dan memberi nikmat kepadanya dengan sesuatu yang dikehendakinya dari kemuliaan-Nya.

* Syarah Nurudz dzolam, hal : 27

Shalat Sunnah Rawatib

Shalat Rawatib adalah shalat yang mengiringi shalat fardhu

Shalat Rawatib ada dua : Muakad dan Ghairu Muakad

Muakad adalah yang dikuatkan, sangat dianjurkan
Ghairu Muakad adalah yang tidak dikuatkan, namun tetap berpahala

Shalat Rawatib yang Muakad yaitu :
1. Dua rakaat sebelum dzuhur
2. Dua rakat sesudah dzuhur
3. Dua rakaat setelah Maghrib
4. Dua rakaat setelah Isya
5. Dua rakaat sebelum Shubuh

Shalat Rawatib yang Ghairu Muakad yaitu :
1. Dua rakaat sebelum dzuhur
2. Dua rakaat setelah dzuhur
3. Empat rakaat sebelum Ashar dengan dua salam
4. Dua rakaat setelah Isya

* Al Mabadiul Fiqhiyah juz 3, hal 27
* Fiqih Madzhab Syafi’i