Tak Mengapa Tinggal Jauh dari Tempat Kerja yang Penting Hidup Berkualitas

Jalan Prasaja Sasak panjang Tajurhalang Bogor

Aku lagi di fase ini

Tempat tinggalku ke tempat kerja terbilang cukup jauh, 26 km, butuh waktu 1 jam rata2, kalau berangkat, kalau pulang bisa 1,5 jam atau 2 jam karena faktor macet dsb

Tapi aku merasakan kualitas hidup di sini, air yang bersih dan segar, udara yang bersih terutama pas pagi subuh atau setelah subuh segernya Masya Allah buka pintu langsung merasakan segarnya, lingkungan yang hijau rimbun pepohonan dan tanaman, dan orang2 warga yang ramah, nyapa kalau ketemu baik kenal maupun tidak kenal, orangnya kehidupannya bersahaja, membuat nyaman bersosialisasi

Kalau ke tempat kerja memang boyok subhanalllah, pegel nya mantap, tapi itu semua terbayar dengan kualitas yang aku rasakan, terutama buat keluarga yang di rumah, jauh kualitas hidupnya dengan di kota, terutama pergaulan anak2.

Jadi buat teman2 yang sedang nyari rumah atau tempat tinggal, pertimbangkan untuk nyari yang agak jauh namun mendapatkan kualitas hidup, itu sangat terbayar dengan sangat berkesan.

Transit warung setelah jalan pagi

Nyaris setiap jalan pagi aku mampir di sebuah warung, jual gorengan, kopi, dsb

Cara Memimpin Team Programmer

Untuk memimpin tim programmer :


1. Perlu skill dan pengetahuan serta pengalaman di atas mereka, sehingga bisa mengarahkan, akan aneh kalau kita tidak bisa mengarahkan. Dengan memiliki skill, pengetahuan dan pengalaman di atas mereka, pimpinan dapat membantu permasalahan pemrograman mereka. Mereka bisa bertanya tentang kendala mereka.


2. Ketahui kelebihan dan kekurangan tim. Setiap orang punya kelebihan dan kekurangan, dengan mengetahuinya kita bisa tahu pembagian pekerjaan berdasarkan kesulitannya, sekaligus kita bisa tahu training apa yang perlu diberikan ke tim.


3. Bangun komunikasi. Sulit untuk kerja tim yang bagus kalau komunikasi dalam tim buruk. Masing2 orang jangan sampai ada masalah dalam tim sehingga kerja tim terganggu. Bila ada selesaikan baik2 dalam forum tertutup. Dengan komunikasi yang bagus kerja tim pun akan bagus dan solid


4. Lakukan koordinasi rutin dan berkala. Tentukan waktu koordinasi dan jadikan berkala. Dengan koordinasi masalah2 yang dihadapi bisa dibahas bersama. Meski kita biasa ketemu setiap hari di tempat kerja namun perlu ada agenda koordinasi resmi agar lebih dapat feel koordinasinya.


5. Makan bareng. Siapapun senang makan bareng. Ajak sekali2 tim untuk makan bersama dan jangan bahas kerjaan, biarkan obrolan2 ringan mengalir, percaya atau tidak itu bisa mengakrabkan satu sama lain. Sebagai pimpinan tak mengapa mengeluarkan uang pribadinya demi kesolidan tim.


6. Serahi tanggung jawab. Orang pada dasarnya senang diserahi tanggung jawab. Dia akan merasa lebih dibutuhkan dan lebih dipercaya. Dari situ tim akan terlihat percaya diri dan berkembang.


7. Usulkan kenaikan gajinya. Programmer adalah profesi yang sulit. Belajarnya susah, ada banyak hal yang harus dipelajari. Dari jari jemarin tangannya menghasilkan karya yang bermanfaat buat orang banyak. mikirnya dalam, pusingnya keriting, belum lagi tekanan-tekanan dari user, kerjaan programmer tidaklah mudah, tidak semua orang bisa. Untuk itu layak buat pimpinan untuk menaikkan kenaikan gaji tim nya, tentu dengan pertimbangan performa nya bagus, load bekerja semakin banyak, mampu diserahi tanggung jawab suatu proyek. Percayalah siapapun tim akan senang jika gajinya dinaikkan. Dan kita akan jadi pimpinan yang dapat respect dari tim, otomatis tanpa kita minta.


8. Adakan pelatihan, Dunia programming itu luas dan dalam. Tidak ada yang superman dalam programming. Masing2 bisa saling melengkapi, adakan pelatihan untuk tim. Masing2 memberi pelatihan kepada teman2 nya, dengan demikian mereka akan belajar keras terlebih dahulu sebelum memberi pelatihan. Bila ada training yang bagus di luar, ikutkan tim kita agar meningkat skill nya.

9. Evaluasi, dalam koordinasi idealnya membuat timeline pekerjaan, koordinasi berikutnya adakan evaluasi untuk perbaikan, tidak ada gading yang tak retak, tidak ada yang sempurna, pasti ada hal yang bisa diperbaiki atau dijadikan inovasi. Karena tidak jarang inovasi diperoleh dari kendala-kendala yang dialami.


10. Pimpinan perlu punya visi dan jelaskan kepada tim nya. Pimpinan perlu punya visi ke depan tim nya mau seperti apa, apa yang mau dihasilkan, apa target yang perlu dicapai di tahun ini dan tahun depan, kenapa ada visi itu, jelaskan kepada tim agar melangkah ke depannya sudah satu visi dan enak.


11. Tegur kesalahan tim dalam forum tertutup. Tidak ada orang yang tidak punya salah, setiap orang pasti ada salahnya, termasuk tim. untuk itu perlu tahu handling kesalahan tim. Tidak layak pimpinan menegur dan memarahi tim nya di depan umum. Panggil baik2 dalam ruangan tertutup dan jelaskan apa yang perlu diperbaiki. Kenapa demikian? Karena ada harga diri yang harus dijaga, tim akan malu kalau ditegur di depan umum, sebaliknya akan merasa dihargai bila diingatkan baik2 di ruangan tertutup.


12. Rayakan keberhasilan, setelah proyek selesai rayakan keberhasilan dengan makan-makan, tak harus mewah yang penting ada momen syukuran dalam kebersamaan untuk merayakan keberhasilan proyek.

Selamat menjadi pimpinan tim programmer yang baik.

Jakarta, 28 Januari 2020

Mahrizal

Kenapa Blog ini Lama Ngga Update

To be honest blog ini lama ngga saya update, meski saya berulang kali masuk ke admin untuk melihat statistik pengunjung. dan sudah ketebak statistik menurun, karena saya jarang update

Sebetulnya tidak update ini karena saya sempet bingung, mau dibawa ke mana blog ini, pernah baca blog itu idealnya satu tema, misal tema komputer, tema agama, tema traveling, jadi followernya seneng dapat tulisannya sesuai dengan yang ia inginkan, saya setuju sih dalam hal ini, bener juga

Cuma karena saya kebanyakan mikir dan bingung nentuin apa, jadi ngga update2

Sebetulnya saya punya blog lain yang spesifik, misal tentang ilmu pemrograman, saya punya khusus yakni:

https://ilmupemrograman.wordpress.com/

meski sebetulnya lebih ke dokumentasi saya saat ada error atau kendala, dsb

Ada juga blog lain saya yang spesifik yakni tentang agama lebih spesifik ke fiqih, yakni:

https://madzhabsyafii.wordpress.com/

Memang benar, blog yang spesifik itu lebih rapi dalam secara konten, dan follower nya pun sudah ketebak berarti yang interest atau tertarik dengan tema blog itu.

Passion dokumentasi dan sejarah

Semakin ke sini aku sadar aku punya passion yang sebelumnya tidak aku sadari, yakni dokumentasi

Sebetulnya mirip sama fotografi tapi tidak sedetail fotografi dalam pengambilan foto, lebih ke “yang penting ada” buat kenang2 an ke depan,biar di masa depan bisa tersenyum lihat dokumentasi yang sekarang, cuma buat itu aja, ngga yang sampai sudut2 pengambilan fotonya diperhatiin dsb

Termasuk yang namanya dokumentasi tidak hanya tentang fotografi tapi juga ke dokumen2, misal barang2 apa yang kira2 bisa buat dokumentasi ke depan itu seneng, jadi ada kenang2 an buat di masa depan, tapi ya yang dirasa perlu dan punya nilai historis

Passionku yang lain ialah tentang sejarah, aku suka tentang sejarah, dengan membaca sejarah kita seolah terbang ke masa lalu, bisa belajar dari kisah orang-orang terdahulu, sejarah perang, sejarah peristiwa2 dsb

Senang aja tentang sejarah.

Lewat TK Kemala Bhayangkari 21

Depan TK Kemala Bhayangkari 21

Kemarin2 aku lewat depan TK Kemala Bhayangkari 21 yang terletak di Jl. TB Simatupang

Aku kerja wfo kemarin2 hari Kamis, jadi momen lewat TK ini aku sempatkan buat ambil foto

TK ini punya kenangan sendiri buat ku dan keluarga ku. 2 dari 3 anakku sekolah di TK ini

TK ini termasuk bagus, banyak kegiatannya, pengajarnya profesional dan penyayang anak, tahu psikologis anak. Dua2 nya anakku yang sekolah di sini merasa betah, karena banyak kegiatan. Kadang pergi kemana kadang ada acara apa, dsb

Sampai sekarang kadang anakku cerita pernah pergi kemana saat TK, mereka terkesan dengan sekolah di TK Kemala Bhayangkari

Hingga kini aku pindah di Bogor, aku masih terkenang dengan TK ini, tiap aku lewat depannya selalu terkenang bersama anakku di sini, saat aku ngantar dsb

Saat kemarin lewat dan ingin ambil foto ini, seorang Miss atau guru yang ngajar di sana lewat, dan nyapa ternyata masih kenal meski wajah

“Ayahnya siapa ya” tanya beliau ramah

“Azka…”jawabku

“O iya… “

“Yang kecil ngga sekolah di sini”

“Saya pindah di Bogor sekarang Bu, kalah saya masih di sini yang kecil sekolah di sini Bu” jawabk

Blog ini menurun statistik nya 3 tahun terakhir

Statistik blog amahrizal.wordpress.com

Blog ini menurun statistik 3 tahun terakhir

Alasan utama menurun aku tahu, yakni aku jarang posting, sekalinya posting asal posting

Aku pun tahu kenapa aku jarang posting, ada beberapa alasan

1. Aku bingung kemana blog ini akan kubawa, apa tema nya, apa spesialisasinya, karena aku bingung inilah jadinya aku tidak update2 dan pernah lama tidak update

2. Aku menganggap blog ini blog resmi dariku, blog pertama yang dalam mindset harus hati2 dalam posting, ngga boleh sembarangan, karena takut2 inilah aku akhirnya lama tidak posting

3. Aku belum install lagi versi hp, sebab bila update lewat via desktop kesannya serius, dan butuh waktu khusus, jadi akhirnya malah ngga jadi nulis, bukan sekali dua kali aku sudah buka halaman admin editor buat nulis malah tidak jadi nulis

Ya itulah penyebab aku jarang update dalam waktu yang lama waktu itu sehingga merosot tajam selama 3 tahun terakhir

Solusinya

Aku punya solusi terkait untuk point pertama

1. Terkait tema blog dsb, aku akan mengalir aja sebagaimana aku awalnya bikin blog ini, apa yan9g ingin aku tulis tulis tanpa mempedulikan ini itu, toh kan blog buat aku menuangkan ekspresi, kaya waktu awal2 bikin aku nulis apa aja

2. Terkait blog resmi dsb, aku akan masa bodoh aja, iya aku memang punya blog lain terkait spesialis tema, dan untuk blog ini aku akan anggap biasa aja

3. Dan aku sudah install versi hp

Kehidupan di kampung Adem Damai

Suasana pagi ini di jalan Prasaja

Setidaknya ada beberapa hal yang membuat tinggal di kampung itu nyaman

1. Alamnya adem, masih banyak pepohonan dan tanaman

2. Orangnya ramah, masih ada budaya nyapa meski tidak kenal

3. Jalanan lengang, tidak kenal macet, jalanan lancar jaya

4. Kehidupan orang yang bersahaja, apa adanya

5. Udara pagi yang sejuk dan matahari pagi yang bersinar lembut

Tak mengapa kita tinggal jauh dari ibu kota, jauh dari kota, jauh menuju tempat kerja tapi kita punya waktu dan hidup berkualitas.

Pemandangan Sasak Panjang pagi ini

Aku suka mendokumentasikan pemandangan yang bagus termasuk pemandangan tadi pagi

Ustadz itu bernama Ustadz Sufyan Tsaury – Mutiara Nangerang Tajurhalang Bogor

Menjelang Ramadhan aku awal bertemu beliau, orangnya Tawadhu

Sebelumnya aku sering dengar nama beliau, di wa, di obrolan teman2 masjid, yang akhirnya aku simpulkan, ada ustadz yang bernama ustadz sufyan tsaury yang tinggal di daerah Nangerang

Aku dengar pula beliau spesial di ilmu alat, sebuah disiplin ilmu yang sudah lama ingin aku pelajari, aku pernah belajar tapi belum khatam, sehingga ingin aku belajar kepada beliau

Awal aku ketemu, awal aku sowan saat awal2 Ramadhan malam setelah beliau ngajar ngaji, memang ada yang lain dengan ustadz ini, beliau sama sekali tidak ingin menyombongkan diri, beliau benar2 rendah hati , dan benar2 menunjukkan keluhuran akhlaknya, Dan ternyata aku dapati beliau lebih muda dari aku, aku 36 tahun dan beliau 34 tahun

Dimana2 aku kalau ketemu orang yang aku senangi aku minta foto sekedar buat dokumentasi, tapi entah kenapa dengan beliau aku tidak berani foto bareng beliau, ada aura yang membuat saya hormat dan takdzim pada beliau, membuat aku tidak berani berbuat kurang ajar atau tidak sopan, bahkan sekalipun minta foto bareng, sampai sekarang aku belum pernah minta foto bareng atau selfi bareng, takut kurang adab, cukuplah aku menjadi pecinta beliau

Besoknya aku ikut ngaji beliau, Nahwu Jurumiyah, bada dzuhur, demi ikut ngaji beliau aku geber motorku hampir tiap hari, di siang bulan Ramadhan, setelah ngaji Nahwu aku pamit, sementara santri beliau meneruskan ngaji bersama beliau kitab2 yang lain, yah aku pamit karena ada kerjaan yang harus aku kerjakan, aku kerja WFH

Beliau selalu merendah selalu mengatakan mengajarnya hanya dasar, tapi justru dasar itulah yang aku butuhkan, dan penjelasan beliau selalu enak dipahami, beliau memang mengajar anak2 setingkat smp sehingga menjelaskan nya pun pelan2 dan kadang memakai analogi yang mudah dipahami, dan aku sangat terbantu dengan penjelasan itu, maklum di usia yang ke 36 itu secara umum butuh konsentrasi lebih bila ingin belajar hal baru

Ramadhan pun usai, dan Syawal setelah lebaran setelah aku pulang kampung aku kembali ikut pengajian beliau, sayang dilewatkan, penjelasannya enak

Aku selalu memposisikan menjadi murid beliau dan beliau guruku, meskipun kini aku harus sedih, untuk sementara waktu aku tidak bisa ikut ngaji, karena kerjaan yang membutuhkan fokus lebih untuk mengejar kerjaan

Ada yang membuat aku senang, karena beliau bersedia mengisi pengajian di komplek perumahanku

Perumahanku merupakan perumahan baru, yang menempati baru 7 KK, lama aku punya cita2 dan keinginan ingin menghidupkan suasana agama di perumahan ini

Lama juga aku mencari siapa ustadz yang ingin aku undang untuk mengisi pengajian di komplek perumahan, aku punya kriteria sendiri untuk memanggil ustadz, perumahanku didiami rata2 oleh orang lulusan S1, sehingga aku mencari ustadz yang bisa masuk ke bahasan orang2 S1. Setelah aku kenal beliau, menurut ku inilah ustadz yang selama ini aku cari.

Dan Alhamdulillah semalam sudah mulai jalan pengajian yang pertama.

Orang Perumahan itu sombong? Week end mahal buat pekerja

Aku pernah mendengar selentingan orang warga kampung sekitar aku tinggal :

Orang komplek perumahan kan biasanya sombong

Aku paham maksud dari orang kampung tersebut, maksudnya ialah tidak menyapa, tidak sosialisasi sama warga kampung, dsb

Kalau yang dimaksud tidak menyapa, tidak sosialisasi, sebetulnya dari sudut pandang aku yang tinggal di perumahan

secara umum orang2 yang tinggal di perumahan manapun, bisa jadi benar, ada yang sombong, sifat orang kan beda2, ada yang humble, ada sombong, ada yang standar, ada yang kalem dsb, namanya orang kan

Namun bila karena alasan tidak sosialisasi nya, aku punya hipotesa sendiri:

Pertama, Orang perumahan sebetulnya tidak sombong, hanya saja dia tidak tahu bagaimana cara memulai bersosialisasi itu sendiri, tidak semuanya orang pandai bersosialisasi, ada yang introvert, ada yang pemalu, ada yang lempeng, ada yang background nya dari perumahan juga dari orang tuanya, ada yang pindahan dari kota yang kultur nya masing2, sehingga saat pindah ke suatu perumahan tersendiri, dia biasa seperti itu, tidak biasa untuk nyapa, atau belum biasa untuk bersosialisasi. ketemu orang ya biasa saja, ngga nyapa, karena dia tidak tahu mulainya dari mana, dia malu, atau memang hasil lingkungan seperti itu sebelumnya, padahal maksudnya sama sekali tidak sombong

Kedua, Ada orang yang sebetulnya pingin bersosialisasi tapi apa daya waktu tidak memungkinkan, waktunya buat kerja dari pagi sampai sore atau bahkan kadang malam, week end? tentu buat keluarga, percaya ngga bahwa weekend itu buat pekerja adalah sesuatu yang mahal dan mewah, karena di saat weekend ini pekerja bisa istirahat, pikirannya bisa lepas dari kerjaan, bisa memanfaatkan waktu buat keluarga pergi ke mana atau di rumah menemani keluarga, bahkan kadang cenderung di rumah bersama keluarga. Jadi bukan karena sombong tidak mau sosialisasi sama orang kampung, tapi lebih ke waktu yang ada dimanfaatkan buat keluarga.

Ya itulah hipotesa aku sendiri, dari pengamatanku dan yang aku rasakan juga.

Tapi terlepas dari itu semua, satu hal yang pasti, warga kampung itu senang bila orang komplek perumahan nyapa dan bersosialisasi dengan mereka.

4 Timku yang Baik

Di kerjaan aku punya 4 tim yang baik

1. Agus, diantara yang lain dia paling sulung, paling awal gabung, dari tahun 2015, kelebihannya ada di logic nya, sering kalau aku meeting aku mengajaknya karena bisa melengkapi logika ku, idenya juga maknyus sih, ada aja idenya, sepertinya kalau meeting tidak dengan dia ada yang kurang, dia bisa mengimbangi logikaku.

2. Danti, dia yang kedua, gabung 2019, satu2 nya perempuan di tim, langka sih itungannya seorang perempuan jadi programmer, jarang tidak banyak, dan dia berhasil membuktikannya, kelebihan dia ada di insiatif, tanpa diminta dia mengerjakan apa yang sudah menjadi tanggung jawab nya

3. Naf, Dia gabung yang ketiga, tahun 2019 juga sama dengan Danti, tapi di akhir tahun, orangnya periang murah senyum dan ramah, dan satu hal dia suka membantu, baik orangnya, hatinya baik, kelebihan dia ialah dia gercep, bisa mengerjakan banyak hal, paling bagus taste of design nya, dan selalu siap ada jika dibutuhkan, pernah malam2 jam 10 pas saya butuh sesuatu dia ada dan kita meeting malam2 excellent sih dia bidang ini

4. Wahyu, yang paling bontot ialah wahyu, gabung di 2021, dia saya hire karena project yang semakin banyak yang memang butuh orang khusus untuk handle, orangnya lempeng lurus tidak neko2, pas kuliah tipikal mahasiswa yang baik, berangkat belajar pulang belajar, dia aktif juga di organisasi pas kuliah, dan itu yang membuat dia terlatih di komunikasi, attitude dsb, jarang lulusan mahasiswa yang sudah matang punya dua hal itu, tapi dia punya, saat interview online dia yang paling rapi dan siap dibanding yang lain, maklum rata2 mahasiswa IT rata2 ketebak sudah seperti apa, jadi aku menerima dia seperti sudah matang tak perlu saya ajari attitude, komunikasi dsb, ibarat kata sudah tidak malu2 in dan siap presentasi depan partner bila diminta

Kelebihannya ada di attitude nya, dia paling lempeng, lurus dan cara berpikirnya sistematis juga sih, kelihatan anak pinter, ada hal yang membuat terenyuh saat halal bi halal online kemarin saat masing2 menceritakan hal yang berkesan di lebaran kemarin, Wahyu menceritakan bahwa lebaran adalah lebaran pertama kali dia bisa memberi THR adik2 nya… Aku terkesan dengannya, kakak yang baik, artinya masuk muc ini dia bisa memberi THR pada adik2 nya, maklum tahun lalu masih kuliah, dan lebaran pertama dia kerja dia menyayangi adik2 nya… Kakak yang baik.

Saat briefing terakhir senin pekan ini

Anakku yang Pertama sudah Besar

Tak terasa anakku yang pertama sudah besar, sudah kelas 6 sebentar lagi lulus dan SMP

Sedih sih dia sudah beranjak dari masa kanak2 sudah hilang masa lucu2 nya, dia sudah punya dunia sendiri, sudah jarang mau diajak pergi, lebih senang di rumah atau pergi sama teman2 nya

Pas aku foto kemarin, semakin aku sadar anakku sudah besar, kelihatan manis memang kata ibunya, dia beranjak besar ada yang sedih di hati, yakni aku khawatir aku belum menanamkan nilai2 kebaikan di masa kecilnya, rasanya aku belum maksimal mendidik dan membimbing nya di masa kecil

Apapun itu life must go on, dia akan terus beranjak besar dan tumbuh besar

Hanya doa yang kupanjatkan sebagai orang tua, agar dia tumbuh jadi orang baik, shaleh, berbakti dan bermanfaat… We love you nak.

Membiasakan Jalan Pagi

Sudah beberapa hari ini aku mencoba jalan pagi , sekedar jalan kaki di pagi hari

Kadang bersama anak kadang sendiri

Memang aku rasakan setelah pulang jalan pagi, badan agak segeran daripada bengong di rumah

Di tempat ku memang masih banyak pepohonan banyak hijau2 an untuk dilihat, jadi sambil jalan sambil menghirup udara segar dan melihat pemandangan, ada lagi sih, mendengar kicauan burung di alam bebas, seru lihatnya.

Jalan prasaja

Pingin ngecat rumah

Libur 3 hari ini jadi pingin ngecat rumah

selain tembok memang sudah perlu dicat, juga ini mau menjelang ramadhan

Sebetulnya aku ngga bisa ngecat tapi ngga apa2 aku mau belajar, rumah sendiri ini

WFH Membuat Produktif

Selama pandemi ini, perusahaan tempat aku bekerja menerapkan pola kerja WFH, atau kerja dari rumah

awal2 memang kagok tapi lama2 jadi terbiasa

Bahkan saya merasakan saya lebih produktif dengan pola kerja WFH

Perjalanan ke tempat kerja pulang pergi bisa menghabiskan waktu 2 .5 – 3 jam, bila diconvert ke pekerjaan bisa mengerjakan pekerjaan lebih banyak

Belum bila di kantor ada saja gangguan, misal telepon, ngobrol dengan teman, namanya ketemu teman pasti ngobrol, belum dengar obrolan orang lain yang membuat konsentrasi kedistruct

Beda dengan WFH bisa fokus di kamar, bahkan waktunya pun kita sendiri yang menentukan, mau pagi jam berapa, jam 8 kah, jam 6 kah atau setelah subuh atau sebelum subuh, kita yang memegang kendali remote waktu kerja kita, cari yang mana yang nyaman buat kita, karena saya percaya masing2 orang punya waktu nyaman masing2

Kendala WFH ada, yakni lebih ke koneksi internet, WFH membutuhkan koneksi yang stabil terutama saat meeting, koneksi ilang2 an kerja WFH pun terhambat

Beda orang beda pengalaman, kalau saya pribadi, WFH terus tiap hari juga tidak masalah, senang malah, kerjaan beres bisa lebih produktif dan bisa nyanding keluarga, Sedangkan teman saya berpendapat bila tiap hari WFH dia jenuh maklum di rumah terus dan dia posisi single, wajar dimaklumi, beda saya yang punya keluarga bisa buat ngobrol2 saat break dari kerja sehingga minimum jenuh, dan rumah saya dekat dengan warga kampung, yang tiap hari interaksi ke warga minimal saat shalat jamaah ke masjid

Ya itulah pengalamanku saat WFH, dan yang jelas aku mendukung pola kerja WFH ini, karena sisi kerjaan aku lebih produktif, lebih efisien tenaga, lebih hemat tanpa ongkos transport, dan lebih dekat dengan keluarga.

Sudah Desember saja

Sekarang 4 Desember 2020

Huaa sudah 4 Desember itu artinya bentar lagi akhir tahun

yang terbayang di akhir tahun tidak lain tidak bukan adalah kerjaan, laporan akhir tahun, sudah ngapain aja di tahun ini , pertanyaan berat sebetulnya, harus mempertanggungjawabkan apa saja yang sudah dilakukan

Daripada mikir2 yang mumet2 mending mikir yang positif2 aja kali ya

setidaknya aku sudah melakukan yang terbaik di tahun ini , masalah salah khilaf biasa manusiawi, yang penting kita bisa memetik pelajaran di tahun ini untuk jadi pelajaran di langkah selanjutnya

setidaknya pula aku sudah maksimal apa yang dapat aku lakukan, soal kekurangan2 pasti ada dan banyak yang penting tahun ini aku kerja lebih keras dari tahun sebelumnya.

semoga aku bisa menutup tahun ini dengan baik.

Surat Untukku Sepuluh Tahun yang Akan Datang

Mahrizal
Mahrizal

Malam ini kutulis surat untuk diriku sendiri di 10 tahun mendatang

Hai apa kabar Mahrizal,

usia mu kini sudah 45 berarti, wow sebuah usia yang sudah melewati banyak hal, sudah tua ya 45 haha, tapi tak apa2 yang penting adalah kedewasaan dan bijak dalam bertindak, yang penting sudah semakin banyak amalan untuk kamu bawa nanti, ngeri juga ya bacanya

Apa kabar mahrizal, anak2 kamu, saat membaca ini lagi, berarti anakmu:

Anam sudah usia 22, tahun, sudah kuliah

Azka sudah 18 tahun, lulus SMA

Aisyah sudah 15 tahun, lulus SMP

Kamu sudah mendidik dengan benar mereka belum, mereka sudah menjadi anak2 yang kamu harapkan belum, bagaimana dengan ngajinya mereka, ilmu agama nya mereka, sudah ngerti fiqih belum, Aqidah Akhlak tauhid, baca Al Qurannya sudah lancar kan, Akhlak nya bagus2 kan

Ya semoga kamu bisa mendidik dengan baik mahrizal, bisa menjadi ayah yang baik buat anak2

Istri kamu gimana, sudah dididik belum, biar tambah jadi shalihah

Ibu kamu gimana, sudah jadi anak berbakti belum kamu, percuma kalau tidak jadi anak berbakti

Mahrizal, karir kamu bagaimana sekarang

Kamu sudah dapat cita2 kamu belum

Harusnya Mahrizal, 10 tahun bukan waktu yang sebentar lho, harusnya kalau kamu niat sudah hafal Al Quran, huaha teori gampang ya padahal sangat tidak mudah buat hafalin di usia yang sekarang ya dengan kesibukan yang mantep maknyus, tapi semua kembali ke keinginan yang kuat sih

Mahrizal, semoga kamu yang sekarang makin bijak ya, makin pinter, dan makin menjadi orang yang bermanfaat

Aku yang sekarang mendoakan mu semoga kamu berkah dan sukses dunia akhirat, Aamiin.

Dari dirimu di tahun 2020

Bogor, 24 November 2020

Kenapa Blog ini Lama Ngga Update

To be honest blog ini lama ngga saya update, meski saya berulang kali masuk ke admin untuk melihat statistik pengunjung. dan sudah ketebak statistik menurun, karena saya jarang update

Sebetulnya tidak update ini karena saya sempet bingung, mau dibawa ke mana blog ini, pernah baca blog itu idealnya satu tema, misal tema komputer, tema agama, tema traveling, jadi followernya seneng dapat tulisannya sesuai dengan yang ia inginkan, saya setuju sih dalam hal ini, bener juga

Cuma karena saya kebanyakan mikir dan bingung nentuin apa, jadi ngga update2

Sebetulnya saya punya blog lain yang spesifik, misal tentang ilmu pemrograman, saya punya khusus yakni:

https://ilmupemrograman.wordpress.com/

meski sebetulnya lebih ke dokumentasi saya saat ada error atau kendala, dsb

Ada juga blog lain saya yang spesifik yakni tentang agama lebih spesifik ke fiqih, yakni:

https://madzhabsyafii.wordpress.com/

Memang benar, blog yang spesifik itu lebih rapi dalam secara konten, dan follower nya pun sudah ketebak berarti yang interest atau tertarik dengan tema blog itu.

Nah masalah nya blog yang satu ini, saya bingung mau dibawa kemana ini, mau jadi tema apa, dulu sih pas bikin blog ini buat nulis apa saja yang terlintas di pikiran, makanya macem2, tapi setelah baca sebuah tulisan yang bagusnya blog itu satu tema, akhinrnya bingung nentuin, dan karena bingung ngga jadi update2, sebetulnya update tinggal update aja ya, mengalir, bagusnya gitu, lebih baik update meski tema apa aja, daripada ngga update, bener ngga.

1 Tahun di Bogor – Sasak Panjang Tajurhalang

Lama tidak aku update blog

Sudah satu tahun aku lebih di Bogor, dari Juni 2019

Bogor merupakan kota yang sejuk, kota yang asri dan rindang

Di kota nya adem terlebih di kampung2 nya

Masih banyak pepohonan, tanaman dan hehijauan 

Air nya bersih dan segar

Udara jangan ditanya, Pepohonan yang rindang membuat udara sejuk, baik pagi maupun malam, masih minim dari polusi, masih lega untuk dihirup

Bagaimana orang2 nya

Saya merasa disambut di sini, orang2 nya ramah, dan terbuka dengan orang luar,  meski tidak kenal akan diberi senyum dan disapa bila berpapasan

bukan hanya terbuka, namun orang sini merangkul, dan tidak pandang dari mana kita

Tetangga komplek ku juga baik-baik, mereka ramah, mau menyapa dan saling bantu tetangga, bila ada yang membutuhkan bantuan, kadang ada acara bakar2 dan makan2 bareng untuk kebersamaan warga.

Agama

Untuk agamanya di sini bisa dibilang cukup bagus dan berkembang, di tempat aku tinggal nyaris tidak ditemukan pemuda yang gitaran di pinggir jalan, yang ada pemuda yang meramaikan masjid dengan shalatnya dan majelisnya, oh ya masjid di sini dipegang oleh anak muda, orang tua tinggal ikut, anak muda lah yang berperan ujung tombak agama di sini

Oleh karenanya mereka sangat respect, bila ada pendatang tertarik dengan agama, karena bisa dirangkul untuk menghidupkan agama bareng2

Malam 

Bila malam tiba, masih terdengar suara jangkrik suara binatang malam khas yang membuat syahdu suasana malam, syahdu adem, dan sejuk, membuat hati tenang

Tetangga cerita, saat ada temannya dari Jakarta datang dia tidak mau masuk rumah, malam milih di luar karena udaranya yang adem, saya percaya itu, karena saya pun demikian, kadang2 gelar karpet bareng anak2 menikmati udara malam, beratapkan langit, memandang gemerlap bintang dan bintang kejora

Biaya Hidup
Biaya Hidup di sini terbilang di bawah Jakarta, terutama sayuran2 masih murah, maklum banyak di sini yang menanam sendiri di rumah2 untuk dijual, dari harga beras, harga makanan pokok, di sini termasuk masih murah, istilah kata, beras di jakarta paling bagus 12 rb, dan paling biasa 9 rb, tapi di sini 9 rb sudah dapat paling bagus, belum sayur2 an yang murah


Tanah Subur 
Di sini curah hujan tinggi, dan tanah subur, nanam tanaman cepat tumbuh, jangankan disengaja, dilempar tidak sengaja pun bisa tumbuh, karena tanah yang subur dan curah hujan yang tinggi, hal itu tidak disia2 kan oleh warga yang ingin menanam tanaman, kecil2 an swasembada pangan

Apa kekurangan di sini 

Tak ada gading yang tak retak, semua ada kekurangannya, termasuk di sini

Ular

Karena kampung dan banyak alas, di sini masih banyak ular, beberapa kali di sekitar rumah ada ular, belum di jalan2, ngeri2 sedap kalau jalan malam atau jalan di kebon

Lampu Mati

Karena kampung di sini masih sering lampu mati, seminggu sekali kadang mati, kadang seminggu lebih dari sekali, satu bulan umumnya pasti ada mati lampunya, maklum kampung

Pusat Keramaian Jauh 

Kalau pingin pergi ke pusat keramaian misal mall atau yang lain, di sini jauh, lagi2 maklum kampung, tapi boleh percaya tidak hasrat ingin ke mall dan pusat keramaian berkurang jauh, sebab di sini sudah merasa damai tidak jenuh, tidak ingin mencari yang lain, beda dari pas di jakarta cepet jenuh pingin suasana fresh, sedangkan di sini, buka pintu sudah fresh udara alam

RS jauh

Kalau di Jakarta RS milih mau yang mana, dokter milih yang mana, di sini RS jauh, ada klinik cukup jauh, misal anak sakit, perlu ke dokternya tidak dekat, untungnya di sini untuk sehat mendukung dari air, udara dan gaya hidup 

Namun walau bagaimanapun, aku dan keluarga merasa betah di sini, merasa sudah punya lingkungan, sebab kita tinggal tidak hanya di rumah, namun kita butuh lingkungan, warga dan teman2 yang baik yang bersahaja yang mau menerima kehadiran kita.

Bogor, 17 Oktober 2020

Di malam yang sejuk dan damai

Akhlak yang Harus Dimiliki oleh Seorang Muslim

1. Bersyukur dapat nikmat dan bersabar ketika dapat cobaan

2. Punya hati yang luas

3. Punya hati yang tawadhu

4. Menyayangi makhluk Allah seperti binatang dan pepohonan

5. Bakti dengan Ibu bapak